PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Sejumlah Wilayah Medan Terdampak Pemadaman
MEDAN PT PLN (Persero) UP83 Medan Utara kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik kep
PERISTIWA
JAKARTA -Sejak berakhirnya pemilihan presiden yang dinamis, pandangan publik terus mengintip pembentukan kabinet Prabowo-Gibran dengan rasa antusiasme yang besar. Dalam sorotan terbaru, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, memberikan beberapa bayangan tentang pembahasan intensif terkait susunan kabinet yang tengah berlangsung di internal Koalisi Indonesia Maju (KIM).
“Saya kira, dengan makin dekatnya keputusan Mahkamah Konstitusi, saya kira pembicaraan tentang susunan kabinet dalam pemerintahan Prabowo-Gibran makin intensif,” ungkap Muzani dalam perbincangan dengan wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Satu hal yang terus menjadi sorotan adalah perbandingan jatah kursi menteri antara Partai Gerindra dan Golkar, mengingat Golkar telah mengusulkan 5 kursi untuk diberikan dalam kabinet. Namun, Muzani tetap enggan memberikan gambaran pasti terkait hal ini, menyatakan bahwa keputusan tersebut lebih pada domain Prabowo Subianto, yang diyakini memiliki pemahaman mendalam mengenai distribusi kursi parpol.
“Pak Prabowo lebih tahu berapa jumlah yang akan diberikan kepada Partai Gerindra,” tambah Muzani.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, telah menegaskan kontribusi besar partainya dalam mengantarkan Prabowo-Gibran ke kemenangan. Dalam suatu acara, Airlangga menyatakan bahwa persentase suara yang diberikan oleh Golkar pada pasangan tersebut seharusnya tercermin dalam alokasi kursi kabinet.
“Saya sampaikan ke Pak Prabowo, kontribusi Golkar ke Pak Prabowo karena kita 15 dari 85 persen [pemilih Golkar memilih Prabowo-Gibran], maka kita kontribusi 25 persen,” papar Airlangga dalam Buka Bersama DPP Partai Golkar.
Meskipun demikian, pandangan Muzani menimbulkan tanda tanya terkait dengan perhitungan porsi yang akan diterima masing-masing partai. Dengan perkembangan politik yang semakin intens, rakyat menanti dengan antusias bagaimana pembagian kursi kabinet akan tercermin dalam pembangunan kabinet yang dinamis dan representatif bagi semua pihak terlibat.
Demikianlah gambaran dari perbincangan intens terkait pembentukan kabinet Prabowo-Gibran, di mana persaingan jatah kursi antara Gerindra dan Golkar menjadi sorotan yang menarik perhatian publik. Kita tunggu bagaimana keputusan akhir akan menjadi titik balik dalam langkah politik mendatang.
(N/014)
MEDAN PT PLN (Persero) UP83 Medan Utara kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik kep
PERISTIWA
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar pemeriksaan pendahuluan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil P
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), Marcelino Pasaribu (20), menjadi korban penikaman oleh pria berinisial Ismael
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin, 21 September 2026. Rup
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan Senin, 21 September 2026. Sejumlah saham yang masuk jajaran
EKONOMI
JAKARTA Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Senin, 21 September 2026, bergerak beragam. Sejumlah komoditas utama mengalami k
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar pemeriksaan pendahuluan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple memperkenalkan desain yang cukup segar lewat iPhone Air. Alihalih menggunakan modul kamera besar seperti yang umum ditemu
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam turun pada perdagangan Senin, 21 September 20
EKONOMI
JAKARTA Sudah berada di tempat tidur, tetapi rasa kantuk tak kunjung datang? Kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh banyak pikira
KESEHATAN