Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
MEDAN -Tren nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menjadi perhatian, terutama setelah salah satu bank menengah atas, PT Bank Permata Tbk, menjual dolar AS pada level tinggi Rp 16.425. Hal ini menandai kelemahan rupiah terhadap dolar AS, yang telah terpuruk 2,27% menjadi Rp 16.200/US$ dalam waktu singkat.
Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap pelemahan rupiah adalah apresiasi indeks dolar AS (DXY) yang terus meningkat selama enam hari berturut-turut. Sentimen risk off yang semakin kuat, didukung oleh perkembangan global seperti data fundamental AS yang menunjukkan kekuatan ekonomi yang masih stabil, juga berpengaruh terhadap pelemahan mata uang emerging market termasuk rupiah.
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter (DPM) BI, Edi Susianto, menjelaskan bahwa kondisi global yang memanas seperti konflik di Timur Tengah, khususnya konflik Iran-Israel, juga turut berdampak pada pelemahan mata uang Asia.
Namun, pelemahan rupiah bukan hanya menimbulkan dampak di pasar valuta asing, tetapi juga memengaruhi sektor ekonomi domestik. Penyesuaian harga barang-barang impor, inflasi, dan stabilitas ekonomi menjadi perhatian utama bagi otoritas ekonomi Indonesia.
Di sisi lain, ada keuntungan tersendiri bagi sektor ekspor Indonesia dengan pelemahan nilai tukar rupiah, karena dapat meningkatkan daya saing produk dalam pasar global. Namun, tantangan terbesar tetap pada pengelolaan inflasi dan stabilitas ekonomi nasional di tengah fluktuasi nilai tukar.
Sementara itu, bank-bank besar di Indonesia seperti BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI juga terlihat menyesuaikan kurs mata uangnya dalam menghadapi pergerakan dolar AS. Hal ini mencerminkan dinamika ekonomi global yang berdampak pada sektor keuangan dan bisnis di dalam negeri.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL