KSPSI Ancam Bongkar Parpol yang Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
KENDARI -Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa biaya untuk program makan bergizi gratis di Kendari, Sulawesi Tenggara, masih menggunakan dana pribadi dari Presiden Prabowo Subianto. Dana tersebut merupakan sisa anggaran dari uji coba yang diberikan oleh Prabowo sebelumnya.
“Yang di Kendari memang itu dia masih punya sisa anggaran uji coba dari yang diberikan oleh Pak Prabowo sebelumnya. Jadi mereka masih menggunakan dana yang itu,” kata Hasan kepada wartawan, Senin (6/1/2025).
Hasan menjelaskan bahwa setelah dana uji coba habis, program ini akan beralih menggunakan anggaran dari APBN yang dialokasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk keberlanjutan program tersebut.
“Ya setelah itu nanti mereka akan menggunakan yang dari APBN yang dari BGN,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hasan juga menanggapi hari pertama pelaksanaan program makan bergizi gratis di berbagai daerah. Meskipun evaluasi program belum dapat disampaikan secara lengkap, Hasan menyatakan bahwa berdasarkan pantauannya, program ini berjalan dengan sangat baik. Ia juga mengunjungi dua lokasi di Bogor, yakni SDN Kedung Badak dan SMP PGRI, yang menerima manfaat dari program ini. Hasan menambahkan, sekolah swasta juga turut mendapatkan jatah makanan bergizi gratis, bukan hanya sekolah negeri.
“Saya juga tadi ke dua titik di Bogor, di Tanah Sereal, yang pertama ke SDN Kedung Badak, yang kedua ke SMP PGRI. Ini SMP swasta juga dapat. Jadi nggak hanya sekolah-sekolah negeri, sekolah swasta juga dapat,” terang Hasan.
Program makan bergizi gratis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di berbagai daerah, termasuk daerah-daerah yang selama ini mungkin kekurangan akses pangan bergizi.
(N/014)
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Bidpropam Polda Sumut) menjatuhkan sanksi terhadap dua anggota pol
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau lokasi ratusan rumah yang rusak akibat cuaca ekstrem di Kecamatan Medan Johor, Kot
NASIONAL
TOBA Seorang siswa SMA berinisial GM, 17 tahun, tewas tenggelam di Danau Toba, tepatnya di Pantai Biru, Desa Lumban Silintong, Kecamatan
PERISTIWA