Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Meski masjid telah mengalami banyak perubahan, jam matahari tetap dipertahankan hingga kini.
"Jam matahari ini sudah ada sejak zaman Kiai Ahmad dan digunakan untuk menentukan waktu zuhur. Walaupun teknologi sudah berkembang, jam matahari tetap menjadi bagian dari tradisi yang kami pertahankan," ujar Hasyim.
Meski kini tidak digunakan lagi untuk beduk, masjid tetap menjadi tempat ziarah bagi masyarakat, terutama pada bulan Syawal, dengan pengunjung dari berbagai daerah seperti Gresik, Jombang, dan Pantura.
Jam matahari yang masih dipertahankan ini menjadi simbol keberlanjutan tradisi yang menjaga warisan budaya lokal, meski zaman semakin modern.
(dc/n14)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.