Dari Tangan Prabowo ke Puncak Tiang, Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih Diiringi Tepuk Tangan Meriah
JAKARTA Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sukses mengibarkan Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklam
NASIONAL
KLATEN -Di Dusun Kadirejo, Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten, terdapat sebuah masjid yang tetap mempertahankan tradisi lama dengan menggunakan jam matahari, meskipun zaman telah berkembang dengan teknologi modern.
Masjid tersebut adalah Masjid Al-Mujahidin, yang dibangun pada abad ke-18 dan sampai sekarang masih setia menggunakan jam matahari atau yang disebut "jam bencet".
Jam matahari ini bentuknya sangat sederhana, berupa tugu tembok dengan besi yang ditancapkan di atasnya.
Di bawah besi tersebut, terdapat garis-garis penanda kemiringan matahari pada lantai masjid yang digunakan untuk menunjukkan waktu shalat, khususnya waktu zuhur.
Meskipun masih menggunakan jam matahari, di teras masjid juga terdapat dua jam kotak kayu dengan lonceng, serta sebuah jam digital modern yang berfungsi untuk menyesuaikan kebutuhan waktu masjid.
Namun, jam matahari tetap digunakan oleh warga sekitar untuk menandai waktu zuhur.
Masjid ini memiliki sejarah yang panjang.
Menurut Muti'ulabi (64), salah seorang jamaah masjid, masjid ini sudah ada sejak kakek-neneknya dan telah mengalami renovasi beberapa kali.
"Dulu masjid ini pernah dibakar sekitar tahun 1950-an, tetapi kemudian direhab kembali," ungkapnya.
Dalam sejarahnya, masjid ini dibangun oleh Kiai Ahmad, seorang ulama yang mendirikan pondok pesantren di tempat tersebut.
Kiai Ahmad dikenal sebagai tokoh thoriqoh Syadziliyah, dan masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan ziarah bagi masyarakat sekitar dan pengunjung dari berbagai daerah.
Hasyim Fatah (85), sesepuh Dusun Kadirejo, mengungkapkan bahwa masjid ini merupakan masjid kedua, yang dibangun setelah masjid pertama dibakar pada tahun 1949 saat terjadi konflik politik di Indonesia.
JAKARTA Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sukses mengibarkan Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklam
NASIONAL
JAKARTA Istana merespons polemik pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai upah buruh pengupas bawang sebesar Rp700 ribu per kilogra
NASIONAL
MEDAN Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjenguk seorang murid SMA asal Kabupaten Karo yang masih menjalani perawatan di ruang
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto tampak tertawa bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memimpin doa dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi HUT ke81 Kemerdekaan Republi
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin prosesi mengheningkan cipta dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi Kemerdekaan Repub
NASIONAL
JAKARTA Sang Saka Merah Putih resmi dikibarkan dalam Upacara Peringatan Detikdetik Proklamasi HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia
NASIONAL
JAKARTA Para pejabat negara ditantang ikut menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sama dengan makanan yang diterima siswa. Tanta
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti lalai dalam pelaks
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan kemungkinan Presiden Prabowo Subianto mengunjungi wilayah terda
NASIONAL