Kabar Pratikno Mundur karena Sakit Beredar, Istana: Sehat, Nggak Ada Kabar Sakit
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaa
POLITIK
BITVONLINE.COM -Kematian adalah hal yang pasti dialami oleh setiap manusia, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Ankabut ayat 57: "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kemudian, hanya kepada Kami kamu dikembalikan."
Namun, meskipun segala amalan manusia akan terputus saat ia meninggal, ada beberapa amalan yang pahalanya tetap mengalir, bahkan setelah seseorang berpulang ke hadirat-Nya.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Apabila anak adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah (sedekah yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang selalu mendoakannya." (HR Muslim)
Tiga amalan tersebut memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu dapat mendatangkan pahala yang terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia.
Sedekah jariyah adalah amal yang manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang, bahkan setelah seseorang meninggal dunia.
Contoh dari sedekah jariyah antara lain mendirikan masjid, membangun fasilitas pendidikan Islam, mewakafkan tanah atau mushaf Al-Qur'an, serta menyediakan sumber air yang bermanfaat bagi umat.
2. Ilmu yang Bermanfaat
Ilmu yang disebarkan dan memberikan manfaat bagi orang lain juga menjadi salah satu amal yang pahalanya terus mengalir.
Seperti yang dicontohkan oleh seorang penulis yang menghasilkan buku yang terus dipelajari dan digunakan oleh banyak orang, pahalanya akan tetap ada selama karya tersebut bermanfaat.
3. Doa dari Anak Saleh
Doa seorang anak yang saleh untuk orang tuanya juga menjadi salah satu amalan yang pahalanya tidak terputus.
Sebagai bentuk penghormatan, seorang anak dianjurkan untuk selalu mendoakan kedua orang tuanya, baik saat mereka masih hidup maupun setelah meninggal dunia.
Doa yang dapat dibaca untuk orang tua adalah:
اللّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
(Allahummaghfirlii wa liwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaa nii shaghiraa.)
Yang artinya: "Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan dosa kedua orang tuaku, serta sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil."
Amalan-amalan ini mengajarkan kita tentang pentingnya berbuat baik yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh diri kita, tetapi juga oleh orang lain, bahkan generasi yang akan datang.
Wallahu a'lam.
(d/a)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaa
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia segera ditanga
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Dua warga Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabra
PERISTIWA
JAKARTA Komisi III DPR RI menggelar rapat tertutup untuk membahas kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota Polri di Med
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bambang Harymurti mendorong pembentukan lembaga pengelola aset yang independen dalam pembahasan Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta seluruh jajaran Kementerian HAM di berbagai daerah aktif turun ke masyara
NASIONAL
JAKARTA Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung rangkaian upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka terbila
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi I DPRD Kota Medan Robi Barus meminta dugaan jual beli jabatan yang menyeret eks Camat Medan Timur Fernanda diusut s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melakukan kunjungan kerja ke Makodim 0208/Asahan, Senin (10/8/2026). Dalam kun
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Sebanyak 170 mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan diterjunkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata
PENDIDIKAN