Momentum Hari Tasyrik juga menjadi pengingat agar nilai sosial dari ibadah kurban tidak hanya berhenti pada ritual.
Daging kurban seharusnya benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan, sebagai bentuk nyata dari ajaran Islam yang menekankan keadilan sosial dan solidaritas umat.
Hari Tasyrik bukan sekadar kelanjutan dari Idul Adha, melainkan bagian penting dari kesempurnaan ibadah.
Ia mengajarkan makna syukur, kebersamaan, dan empati.
Semoga semangat Hari Tasyrik tahun ini membawa keberkahan dan memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.*