Viral! Siswa SMPN 1 Pantai Labu Buang MBG ke Jalan, Diduga Tak Layak Konsumsi
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
JAKARTA- Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi posko pengungsian korban kebakaran yang terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/12/2024). Posko yang terletak di SDN 09 Kebon Kosong ini menampung ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan tersebut.
Kedatangan Gibran disambut antusias oleh warga yang mengungsi. Saat mengunjungi salah satu tenda pengungsi, terdengar seruan dari seorang ibu yang meminta bantuan untuk membangun rumah baru. “Bangun rumah baru Pak, rumah baru,” teriak ibu tersebut, yang kemudian diikuti oleh seruan serupa dari warga lainnya.Warga yang tinggal di lokasi kebakaran berharap mendapatkan bantuan untuk membangun kembali rumah mereka yang ludes terbakar. “Kita butuh rumah baru, kita butuh,” kata seorang ibu lain yang mengenakan kerudung sambil berjalan menjauhi tenda.Salah satu warga, Dedi Wahyudi (45), yang sehari-hari bekerja sebagai sopir bajaj, mengungkapkan bahwa penghasilannya yang sekitar Rp 60.000 hingga Rp 70.000 per hari tidak mencukupi untuk memperbaiki rumahnya yang terbakar. Dedi menyebutkan bahwa biaya perbaikan rumah yang diperlukan sekitar Rp 30 juta, sebuah jumlah yang sangat sulit untuk ia penuhi dengan penghasilan sehari-harinya. “Paling enggak butuh Rp 30 juta buat perbaikan. Penghasilan harian enggak cukup buat memperbaiki rumah, makanya berharap bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah,” kata Dedi.
Kebakaran yang terjadi di permukiman semipermanen Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengakibatkan 1.800 jiwa dari sekitar 600 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Setidaknya tujuh Rukun Tetangga (RT) di kawasan tersebut ikut terkena dampak kebakaran. Ketua RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Julianto, menyampaikan bahwa korban kebakaran akan ditampung di dua lokasi pengungsian yang tak jauh dari lokasi kejadian. “Sekitar 600 KK kalau hitungan sementara, sementara ada 1.800 jiwa (terdampak kebakaran),” jelas Julianto.Gibran Rakabuming Raka, dalam kunjungannya, memeriksa kesiapan logistik dan kebutuhan pengungsi. Ia juga memastikan agar pemerintah memberikan bantuan secepatnya untuk membantu warga yang kehilangan rumah dan harta benda mereka.Sejauh ini, pemerintah telah mengalokasikan bantuan darurat berupa pakaian dan makanan untuk para korban, sementara upaya pemulihan rumah dan pembangunan kembali infrastruktur di kawasan terdampak kebakaran masih dalam tahap perencanaan. (JOHANSIRAIT)
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan adanya perbedaan perlakuan pajak antara kendaraan ber
EKONOMI
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI