Dibilang Pengecut, Dokter Tifa: Saya Hijrah, Bukan Mundur dari Polemik Ijazah Jokowi!
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membantah anggapan bahwa dirinya mundur atau takut menghadapi polemik ijazah Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi pendidikan nasional yang dinilai semakin menjauh dari cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada Sabtu, 2 Mei 2026, SPK menyebut negara justru terjebak dalam kebijakan yang dianggap menekan martabat para pendidik, khususnya dosen dan guru.
"Namun tahun ini, SPK mencatat negara makin jauh dari ide dasar mencerdaskan kehidupan bangsa dan terjebak dalam kebijakan yang menindas martabat pendidik," demikian pernyataan SPK.Baca Juga:
SPK menyoroti persoalan kesejahteraan dosen yang dinilai masih jauh dari layak.
Berdasarkan data yang mereka himpun, sebanyak 42,9 persen dosen di Indonesia disebut hanya menerima pendapatan tetap di bawah Rp3 juta per bulan.
Bahkan, menurut SPK, masih terdapat dosen di perguruan tinggi swasta yang menerima upah di bawah Rp900 ribu per bulan.
Mereka menyebut kondisi tersebut menunjukkan lemahnya keberpihakan negara terhadap profesi pendidik di tingkat perguruan tinggi.
"Penghasilan dosen di Indonesia teramat miris," tulis SPK.
Selain menyoroti rendahnya pendapatan dosen, SPK juga mengkritik sistem perlindungan tenaga kerja yang dinilai belum mengakomodasi profesi guru dan dosen secara adil.
Menurut mereka, tenaga pendidik saat ini tidak mendapatkan perlindungan layaknya pekerja sektor lain karena tidak masuk dalam skema perlindungan ketenagakerjaan, termasuk soal upah minimum.
"Negara telah melakukan diskriminasi sistematis dengan mengeksklusi guru dan dosen dari rezim perlindungan ketenagakerjaan," tulis mereka.
SPK juga menyinggung kebijakan pemerintah terkait pengalokasian anggaran pendidikan yang sebagian digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membantah anggapan bahwa dirinya mundur atau takut menghadapi polemik ijazah Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Akses menuju objek wisata pemandian air panas Sidebukdebuk di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Ut
PARIWISATA
JAKARTA Pengamat politik Arifki Chaniago menilai keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep untuk maju dan
POLITIK
JAKARTA Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai munculnya sejumlah nama kepala daerah dalam berbagai su
POLITIK
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang turun langsung meninjau pembangunan jalan semenisasi s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengunjungi Pesantren Darul Falah di Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumate
PENDIDIKAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhamm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama masyarakat mengikuti kegiatan Batu Bara Bersholawat Jilid III yang digelar Majelis Peci
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Anggota Komisi II DPR RI Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Ta
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mendorong Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menambah kuota penerimaan calon praja asal
PEMERINTAHAN