BANDA ACEH – Doa adalah inti dari ibadah dan kekuatan utama bagi seorang muslim.
Namun, tidak semua doa langsung dikabulkan oleh Allah. Lalu, apa yang menjadi penghalangnya?
Hal inilah yang dikupas dalam Pengajian Rutin Sabtu Subuh yang digelar di Masjid Tgk. H. Jaafar Hanafiah, Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Sabtu (19/7/2025) pagi.
Dengan mengusung tema "Agar Doa Dikabulkan Allah", tausiah disampaikan oleh Ustadz Hermansyah Adnan, S.Ag., M.Sos., yang membahas secara mendalam penyebab doa tidak dikabulkan serta adab dalam berdoa menurut tuntunan Rasulullah SAW.
Doa adalah Inti Ibadah
Ustadz Hermansyah membuka ceramahnya dengan mengutip sabda Nabi Muhammad SAW:
"Doa itu adalah otaknya ibadah." (HR. Tirmidzi, no. 3371)
Menurutnya, berdoa bukan semata soal permintaan, tapi merupakan bentuk kerendahan hati, pengakuan atas kelemahan diri, dan pengharapan penuh kepada Allah SWT.
"Kalau doa belum terkabul, bukan berarti Allah tidak mendengar. Bisa jadi, Allah sedang menyiapkan waktu terbaik atau bahkan sesuatu yang lebih baik," ujarnya.