BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Pemerintah Targetkan Swasembada Pangan dan Energi Terbarukan pada 2028 melalui Pembangunan Bendungan

BITVonline.com - Kamis, 05 Desember 2024 14:03 WIB
Pemerintah Targetkan Swasembada Pangan dan Energi Terbarukan pada 2028 melalui Pembangunan Bendungan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

YOGYAKARTA– Pemerintah Indonesia menargetkan pencapaian swasembada pangan dan mendorong penerapan energi baru terbarukan (EBT) pada tahun 2028. Salah satu kunci pencapaian tersebut adalah melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air, khususnya bendungan, yang memiliki peran vital dalam mendukung sektor pertanian, energi, dan ketahanan air.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, menyampaikan dalam acara pembukaan Indonesian National Committee on Large Dams (INACOLD) atau Komite Nasional Indonesia-Bendungan Besar (KNI-BB) yang bertajuk “Inovasi dan Tantangan dalam Pemilihan Tipe Bendungan untuk Masa Depan” di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu, 16 November 2024, bahwa pemerintah menargetkan untuk meningkatkan Indeks Ketahanan Air Indonesia (IKA) hingga mencapai 200 m³/kapita/tahun dengan distribusi yang merata.

Diana Kusumastuti menyebutkan bahwa pembangunan bendungan menjadi salah satu strategi utama untuk mencapai target swasembada pangan, swasembada energi, dan ketahanan air. Pembangunan bendungan diharapkan dapat meningkatkan layanan irigasi seluas 1.271.415 hektar, menghasilkan tambahan 15.627,83 megawatt (MW) energi listrik, serta memastikan ketahanan air mencapai 59,59 meter kubik per kapita per tahun.Sejak tahun 2014, pemerintah Indonesia telah berhasil membangun 234 bendungan, dengan 187 bendungan selesai pada periode 2014. Pada periode 2015 hingga 2024, sebanyak 47 bendungan baru dibangun, dan 14 bendungan lainnya sedang dalam tahap pengerjaan, yang diharapkan selesai pada tahun 2026. Seiring dengan itu, pemerintah juga telah membangun 11 bendungan baru sejak 2021, sehingga total bendungan yang dibangun menjadi 259.

Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Beny Suharsono, mengungkapkan bahwa bendungan tidak hanya berfungsi untuk menyediakan air bagi pertanian dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berperan penting sebagai perlindungan terhadap bencana banjir serta menjadi sumber energi terbarukan. Menurut Beny, bendungan mengatur aliran kehidupan dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan bendungan.Ketua Umum INACOLD KNI-BB, Adenan Rasyid, berharap bahwa melalui acara INACOLD KNI-BB, peserta dapat memperoleh pengetahuan tentang pembangunan bendungan, serta berbagi pengalaman dan inovasi dalam teknik pembangunan bendungan untuk masa depan. Salah satu inisiatif yang diangkat adalah pembentukan Young Engineers Forum untuk mendidik generasi muda dalam bidang keahlian bendungan dan sumber daya air.INACOLD adalah organisasi nirlaba yang menjadi wadah bagi para profesional bendungan dan berafiliasi dengan International Commission on Large Dams (ICOLD). Sejak didirikan pada tahun 1930, INACOLD telah memiliki lebih dari 3.000 anggota dari 106 negara di seluruh dunia. (JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru