Isu Reshuffle Menkeu Menguat, Pengamat: Masalah Utama Bukan Figur tapi Beban Fiskal Negara
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA — Kisah para nabi selalu menjadi sumber pelajaran berharga bagi umat manusia.
Salah satunya adalah dialog yang cukup terkenal antara Nabi Adam AS dan Nabi Musa AS, sebuah perdebatan yang tak hanya mengungkap makna mendalam tentang takdir, tetapi juga menyentuh aspek tanggung jawab manusia dalam kehidupan di dunia.
Diriwayatkan dalam hadits sahih oleh Imam Bukhari dan Muslim, perdebatan ini terjadi saat Nabi Musa AS menyampaikan kegelisahannya kepada Nabi Adam AS mengenai nasib manusia yang penuh ujian dan penderitaan di dunia.
Sebagai seorang nabi yang diberi keistimewaan oleh Allah SWT untuk berbicara langsung dengan-Nya, Nabi Musa AS menyampaikan pertanyaannya kepada Nabi Adam AS dengan nada keprihatinan: mengapa manusia harus hidup di bumi dan menghadapi berbagai penderitaan, yang menurutnya bermula dari kesalahan Adam AS di surga?
Ia berkata, "Engkau adalah Adam yang telah dikeluarkan dari surga karena kesalahanmu, dan karenamu keturunanmu harus menghadapi penderitaan di dunia."
Pandangan ini merujuk pada Surat Al-Balad ayat 4:
"Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam keadaan susah payah."
Namun, Nabi Adam AS membalas dengan argumen yang menunjukkan kebesaran takdir ilahi.
Ia mengingatkan bahwa apa yang terjadi padanya telah ditentukan oleh Allah SWT jauh sebelum ia diciptakan.
"Engkau mencela diriku atas suatu hal yang telah ditakdirkan oleh Allah kepadaku sebelum aku diciptakan?" ucap Nabi Adam AS, sebagaimana diriwayatkan dalam kisah para nabi yang dikutip oleh Ibnu Katsir.
Adam AS pun merujuk pada Taurat yang diturunkan kepada Musa, dan bertanya apakah tertulis dalam kitab tersebut bahwa ia telah melakukan kesalahan.
Ketika Nabi Musa menjawab "ya", maka Nabi Adam menegaskan bahwa peristiwa itu adalah bagian dari rencana Allah yang sudah ditetapkan 40 tahun sebelum penciptaannya.
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), muncul konsep baru yang disebut AI Sandwich sebagai pendekatan agar ma
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah anggapan bahwa pemerintah baru bergerak atau baru menggelar rapat ko
POLITIK