Terungkap! 995 Benda Mirip Senjata di Sekolah Jaksel Ternyata Bukan Senpi
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan 995 benda berbentuk senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di Kebayoran
NASIONAL
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp505 miliar untuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada tahun 2025. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (2/12/2024).
Zulhas mengungkapkan bahwa tambahan anggaran tersebut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar kementerian yang baru dibentuk, seperti kantor, kursi, dan mobil dinas. Saat ini, Kemenko Pangan hanya memiliki pagu anggaran sekitar Rp44 miliar.
“Jadi saya di bawah Pak Cak Imin itu (dalam usulan tambahan anggaran). Kami butuh kurang lebih Rp505 miliar. Kantor baru, kursi belum ada, mobil, semua belum ada. Kantornya pun belum ada, jadi masih numpang. Januari mungkin baru selesai,” ujar Zulhas dalam rapat.
Zulhas merinci bahwa anggaran tambahan sebesar Rp505 miliar ini terdiri dari:
Rp269,9 miliar untuk kebutuhan dukungan manajemen. Rp230 miliar untuk koordinasi pelaksanaan kebijakan.Dana ini juga akan digunakan untuk mendukung operasional empat kedeputian di bawah kementerian tersebut, termasuk pengadaan sarana dan prasarana serta pengembangan sistem pengawasan anggaran berbasis dashboard.
“Kami akan siap dashboard untuk monitor anggaran di bidang kami. Dengan itu, pengawasan akan lebih transparan,” tambahnya.
Zulhas juga menjelaskan bahwa anggaran ketahanan pangan tahun 2025 telah mencapai Rp139,4 triliun. Dana tersebut tersebar di berbagai kementerian teknis yang terkait dengan pertanian, kelautan, kehutanan, lingkungan, hingga badan gizi dan badan pangan.
“Anggaran ini juga mencakup dana desa sebesar Rp16 triliun dan irigasi Rp12 triliun. Kami berharap semua program berjalan dengan baik, sehingga pada tahun depan kita tidak perlu impor beras maupun jagung,” ungkap Zulhas optimis.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas berharap Banggar DPR RI dapat menyetujui tambahan anggaran yang diajukan.
“Mohon Pak Ketua, para Ketua, jangan dipotong, Pak. Ini nasib kita di sini, Pak Menko. Kalau bisa tambah, syukur. Kalau tidak, ya, jangan dipotong,” pintanya.
Dengan tambahan anggaran tersebut, Zulhas menargetkan agar sektor pangan nasional mampu berdaulat, sekaligus mendukung prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
(n/014)
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan 995 benda berbentuk senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di Kebayoran
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan memberikan penghargaan kepada almarhum Pratu Galuh Nugraha atas keberanian dan pengorba
PERISTIWA
BANDA ACEH Polda Aceh memburu pemasok cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate dalam kasus narkotika di Kabupaten Bireuen. Pema
HUKUM DAN KRIMINAL
GUNUNGSITOLI Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya kembali berkantor di Kepulauan Nias. Kehadirannya kali ini untuk memastikan progr
PEMERINTAHAN
JAKARTA Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Senin (10/8/2026). Rupiah ditutup di lev
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menargetkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur ekosistem transportasi online, termasuk ojek online (ojol), ra
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti angkat bicara soal temuan 996 senjata di sebuah sekolah di
NASIONAL
JAKARTA Perum BULOG mencatat stok beras mencapai sekitar 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Stok tersebut tersebar di jaringan gudang BUL
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menduga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mencopot Fernanda dari jabatan Camat Medan Timur. Pencopotan sementara itu dilakukan setelah hasil audit
PEMERINTAHAN