Dari seluruh aspek, 7 aspek mengalami peningkatan signifikan, terutama di sektor ibadah.
Tahun 2025 juga menjadi kali pertama diterapkannya sistem multi syarikah, yang menimbulkan beberapa tantangan, seperti penempatan jamaah terpisah dan logistik konsumsi di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina). Namun, Menag menyebut tantangan tersebut berhasil dimitigasi oleh petugas.
"Meski ada kendala, indeks akomodasi tetap sangat memuaskan, dan konsumsi Armuzna pun tetap memuaskan," jelas Nasaruddin.
Menag menyampaikan apresiasi kepada:
Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka
BPS atas 14 tahun survei yang kredibel
Petugas haji dalam dan luar negeri
Pemerintah Arab Saudi
Jemaah haji Indonesia
"Kami tutup tugas besar ini dengan segala kerendahan hati dan capaian yang membanggakan. Semoga semua jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh," tutup Menag.*