Aksi Demo di Mapolda Aceh Diduga Ditunggangi Bandar Narkoba, LSM Dikritik
KUTACANE Ketua DPD LSM Penjara Aceh, Pajri Gegoh Selian, mengecam keras aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh dua LSM di depan Mapolda Ace
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Tidur adalah bagian penting dari kehidupan manusia, namun Islam juga memberikan tuntunan mengenai adab dan posisi tidur yang baik.
Dalam beberapa riwayat hadis, Rasulullah Muhammad SAW secara tegas menyampaikan larangan dan anjuran terkait cara tidur, termasuk posisi yang dibenci oleh Allah SWT.
Salah satu posisi tidur yang mendapat perhatian serius dalam syariat Islam adalah tidur tengkurap, yang secara eksplisit disebut sebagai posisi tidur yang tidak disukai oleh Allah SWT.
Tidur Tengkurap: Posisi yang Dibenci Allah
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan dinilai hasan oleh al-Albani, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya posisi tidur seperti ini adalah posisi tidur yang dibenci Allah." (HR Abu Dawud)
Hadis ini disampaikan setelah Rasulullah melihat seorang pria yang tidur dalam keadaan tengkurap.
Beliau segera menegurnya dan menjelaskan bahwa posisi tersebut merupakan salah satu bentuk perbuatan yang tidak disukai oleh Allah SWT.
Tidur Telentang dengan Kaki Disilangkan Juga Dilarang
Selain posisi tengkurap, Islam juga memberikan batasan terhadap cara berbaring telentang yang dianggap tidak sopan atau dapat menimbulkan fitnah.
Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis dari Jabir bin Abdillah RA, yang menyebutkan bahwa:
Rasulullah SAW melarang seseorang berbaring telentang dengan mengangkat satu kaki di atas kaki yang lain.
Larangan ini bukan hanya soal etika, tetapi juga mencerminkan perhatian Islam terhadap kesopanan, kenyamanan, dan aspek kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Posisi Tidur yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Di sisi lain, Rasulullah SAW mencontohkan posisi tidur yang paling dianjurkan, yakni berbaring di sisi kanan tubuh.
Ini tercermin dari hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA:
"Jika Rasulullah SAW selesai dari salat dua rakaat sunnah fajar maka beliau akan berbaring di atas sisi kanan badannya."
(HR Bukhari)
Tidur menghadap ke sisi kanan diyakini tidak hanya selaras dengan sunnah Nabi, tetapi juga bermanfaat dari segi kesehatan.
Beberapa pakar medis bahkan menyebut bahwa posisi ini membantu pernapasan lebih lancar dan mengurangi tekanan pada jantung.
Dengan adanya tuntunan yang jelas dari Rasulullah SAW, umat Islam diimbau untuk memperhatikan adab tidur sesuai sunnah.
Tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, tetapi juga demi menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
Posisi tidur bukan sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari ibadah harian yang dapat mendatangkan pahala jika dilakukan dengan niat dan cara yang benar.*
(d/a008)
KUTACANE Ketua DPD LSM Penjara Aceh, Pajri Gegoh Selian, mengecam keras aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh dua LSM di depan Mapolda Ace
HUKUM DAN KRIMINAL
SAMOSIR Bupati Samosir Vandiko T. Gultom resmi menyerahkan 803 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pa
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persiraja Banda Aceh menegaskan pendukung PSMS Medan tidak diperkenankan hadir di Sta
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) RON 92 ke atas. Langkah ini menyusul diresmikannya
EKONOMI
JAKARTA Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tetap berjalan sesuai target, menyusul k
NASIONAL
NAKHON RATCHASIMA, THAILAND Sebuah derek konstruksi besar roboh menimpa kereta penumpang yang sedang melaju di Provinsi Nakhon Ratchasim
INTERNASIONAL
MEDAN Nilai tukar rupiah menguat tipis pada awal perdagangan Rabu (14/1/2026), meski pergerakan mata uang domestik masih dibayangi ketid
EKONOMI
MEDAN Banjir besar yang melanda hampir seluruh wilayah Kota Medan pada 27 November 2025 lalu menjadi peringatan serius bagi pemerintah d
PEMERINTAHAN
MEDAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara melaporkan tiga kasus penyakit Super Flu atau Influenza A di wilayah Deliserdang.
KESEHATAN
MEDAN Geliat pinjaman online (pinjol) di Sumatera Utara terus meningkat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiaya
EKONOMI