Prabowo Ngamuk di Kejagung! Diserang 'Operasi' Buzzer Triliunan, Tegaskan Siap Mati demi Rakyat
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah tidak gentar menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan
POLITIK
Jakarta – Usulan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menuai kontroversi. Kali ini, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) turut menyampaikan kritik terhadap gagasan tersebut, yang sebelumnya dilontarkan oleh politisi PDIP, Deddy Sitorus.
Ketua Umum KMHDI, I Wayan Darmawan, menyatakan bahwa wacana ini tidak hanya membuat gaduh, tetapi juga tidak relevan dalam konteks reformasi kepolisian.
“Saya rasa wacana yang disampaikan politisi PDIP ini tidak perlu ditanggapi secara serius. Itu hanya pernyataan dalam konferensi pers di kantor partai. Sebaiknya publik lebih fokus pada isu yang lebih substansial, seperti mengawal tahapan Pilkada Serentak yang sedang berlangsung,” ujar Wayan kepada wartawan, Minggu (1/12/2024).Wayan menegaskan bahwa pemisahan Polri dan TNI adalah salah satu amanat reformasi yang perlu dijaga. Menurutnya, upaya mengembalikan Polri di bawah Kemendagri justru menjadi langkah mundur yang bertentangan dengan semangat reformasi.
“Langkah reformasi yang memisahkan TNI dan Polri adalah keputusan yang tepat. Jika ada oknum Polri yang melanggar aturan atau terlibat politik praktis, ada mekanisme hukum yang bisa digunakan tanpa harus mendiskreditkan institusi secara keseluruhan,” katanya.
KMHDI juga menilai Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menunjukkan kinerja yang baik dalam berbagai bidang. Hal itu termasuk dalam pemberantasan judi online, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), hingga pengamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kerja-kerja kepolisian dalam penegakan hukum dan pemberantasan kriminalitas sudah sangat baik. Justru ini yang harus kita dukung bersama agar Polri semakin profesional dan modern,” tambah Wayan.Usulan agar Polri berada di bawah Kemendagri disampaikan oleh Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, dalam konferensi pers terkait Pilkada Serentak 2024 di Jakarta. Deddy menyebut usulan tersebut bertujuan untuk mengurangi potensi intervensi Polri dalam pemilu.
“Kami sedang mendalami kemungkinan untuk mendorong agar Polri kembali di bawah Panglima TNI atau Kemendagri,” ujar Deddy.
Ia menambahkan bahwa tugas Polri sebaiknya berfokus pada pengamanan masyarakat, seperti menjaga ketertiban lalu lintas dan keamanan lingkungan.
Namun, usulan ini mendapat penolakan luas dari berbagai pihak, termasuk akademisi, aktivis, dan organisasi kemasyarakatan. Mereka menilai wacana ini tidak hanya kontraproduktif tetapi juga berpotensi mengancam independensi Polri sebagai institusi penegak hukum.KMHDI mengimbau agar semua pihak lebih fokus mengawal tahapan Pilkada Serentak yang sedang berlangsung. “Tahapan Pilkada saat ini masih dalam proses rekapitulasi hingga pengumuman resmi pada 15 Desember. Isu yang tidak relevan seperti ini sebaiknya tidak dibesar-besarkan,” tegas Wayan.KMHDI mengajak masyarakat untuk terus mendukung Polri agar semakin optimal dalam menjalankan tugasnya. Menurut Wayan, kritik terhadap oknum yang melanggar aturan harus disampaikan melalui mekanisme yang tepat, tanpa mencoreng institusi secara keseluruhan.
“Polri harus terus didorong untuk semakin profesional, modern, dan optimal dalam melayani masyarakat. Kita tidak boleh mundur ke era sebelum reformasi, di mana Polri berada di bawah kendali institusi lain,” pungkasnya.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya bersama jajaran pemerintah tidak gentar menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen TennisFest Medan 2026. Dukungan
OLAHRAGA
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menaruh perhatian pada penguatan kinerja dan pembenahan pengelolaan pasar dalam penyusunan Rencana Ker
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyiapkan 34 jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani sidang perdana mantan Jaksa Agung Muda Tindak P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Relawan Militan Gibran 08 Nusantara menyambut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan permohonan Perselisihan Hasil Pemil
POLITIK
JAKARTA, BITVONLINE.COM Dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan dalam persidangan Mahkamah Konstitusi (
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan sengketa syarat pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024 t
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki ija
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan berwenang mengadili perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presid
POLITIK