BMA bekerja sama dengan UNICEF menyelenggarakan Workshop Peran dan Tugas Pelaku Pelaksanaan Pengawasan Perwalian di Hotel Ayani, Banda Aceh, Selasa (16/9/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BANDA ACEH – Baitul Mal Aceh (BMA) bekerja sama dengan UNICEF menyelenggarakan Workshop Peran dan Tugas Pelaku Pelaksanaan Pengawasan Perwalian di Hotel Ayani, Banda Aceh, Selasa (16/9/2025).
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari upaya pendampingan teknis UNICEF terhadap BMA dalam penguatan tata kelola pengawasan perwalian, khususnya bagi anak yatim di Aceh.Ketua Badan BMA, Mohammad Haikal ST MIFP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini menjadi forum penting untuk mencari dan mengembangkan model pengawasan perwalian yang efektif dan dapat diimplementasikan di tingkat desa.
"Baitul Mal bukan hanya mengelola zakat, infak, dan wakaf, tetapi juga mengemban tugas strategis dalam pengawasan perwalian. Karena itu, kita memerlukan model pengawasan yang terintegrasi dan berbasis masyarakat," tegas Haikal.Ia juga menyampaikan bahwa revisi Qanun Baitul Mal yang tengah digodok oleh Pemerintah Aceh menjadi momentum penting untuk memasukkan ketentuan lebih detail terkait pengawasan perwalian.
Hasil workshop ini diharapkan menjadi masukan substansial dalam penyempurnaan regulasi tersebut."Kita sedang merumuskan kebijakan yang dapat diterapkan secara konkret dan operasional hingga tingkat desa, agar pengawasan perwalian dapat berjalan secara menyeluruh dan menyentuh aspek struktural maupun sosial," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor UNICEF Perwakilan Aceh, Andi Yoga Tama, mengapresiasi inisiatif BMA dan menyebut kegiatan ini sebagai bentuk komitmen serius dalam perlindungan hak-hak anak yatim.