BREAKING NEWS
Rabu, 29 April 2026

Hak Anak Yatim Jadi Fokus! BMA dan UNICEF Gelar Workshop Perwalian di Banda Aceh

T.Jamaluddin - Selasa, 16 September 2025 16:56 WIB
Hak Anak Yatim Jadi Fokus! BMA dan UNICEF Gelar Workshop Perwalian di Banda Aceh
BMA bekerja sama dengan UNICEF menyelenggarakan Workshop Peran dan Tugas Pelaku Pelaksanaan Pengawasan Perwalian di Hotel Ayani, Banda Aceh, Selasa (16/9/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Workshop ini langkah strategis. Kami berharap lahir sebuah peraturan gubernur yang aplikatif, yang mampu memperkuat perlindungan anak yatim melalui pengawasan perwalian yang sesuai dengan kearifan lokal dan syariat Islam," ujarnya.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni:

- Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh, Dr H Zulkifli Yus, MH

- Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr Muslem Yacob, SAg, MPd

- Anggota Badan BMA, Muhammad Ikhsan

Ketiganya memaparkan peran dan tanggung jawab institusi masing-masing dalam kerangka pengawasan perwalian anak.

Diskusi berlangsung interaktif dan mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penyusunan kebijakan perlindungan anak berbasis syariah.

Workshop yang diikuti 30 peserta dari unsur Mahkamah Syar'iyah, Dinas Sosial, BMA, Baitul Mal Kabupaten/Kota (BMK), Baitul Mal Gampong (BMG), keuchik, serta tuha peut ini ditutup dengan penyusunan rekomendasi bersama.
Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dosen STIKes Muhammadiyah Aceh Gelar FGD: Kembangkan Crab Bank Berbasis IoT untuk Ketahanan Ekologi di Ulee Lheu
Kapolsek Kuta Selatan Tekankan Antisipasi Bencana dan Peningkatan Patroli Saat Apel Jam Pimpinan
Tiga Senjata Api Diserahkan Sukarela oleh Warga, Pangdam IM: Bukti Kepercayaan Rakyat kepada TNI
Kapolda Aceh Ajak Pengusaha Warkop Jaga Kamtibmas dan Sediakan Fasilitas Salat
Silaturahmi dengan Wali Nanggroe, Pangdam IM: Kami Siap Dukung Pembangunan Aceh dengan Damai
Pangdam IM Apresiasi Pemusnahan 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar, BNN Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru