Bertemu Prabowo di Tokyo, Warga Indonesia di Jepang Sampaikan Haru dan Bahagia
TOKYO Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, pada Minggu malam (29/3/2026) disambut antusias oleh diaspora Indonesia. Se
POLITIK
JAKARTA –PT Waskita Karya Tbk (WSKT), salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor konstruksi, mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp 3,6 triliun hingga kuartal III 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan kerugian yang signifikan dibandingkan dengan kerugian bersih Rp 2,83 triliun yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu (year on year).
Direktur Keuangan Waskita Karya, Wiwi Suprihatno, dalam Public Expose yang digelar di Waskita Heritage, Selasa (26/11), menjelaskan bahwa pembengkakan kerugian tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan usaha yang hanya tercatat sebesar Rp 6,78 triliun hingga September 2024, turun dari Rp 7,81 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
“Perusahaan masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 3,6 triliun, hal ini masih dipengaruhi oleh tingginya beban keuangan persewaan sampai dengan triwulan III 2024 ini,” ujar Wiwi.
Meskipun beban pokok pendapatan tercatat turun menjadi Rp 5,75 triliun pada kuartal III 2024, beberapa pos beban mengalami kenaikan yang turut memperburuk kinerja keuangan perusahaan. Beban penjualan, misalnya, meningkat dari Rp 80,09 miliar pada kuartal III 2023 menjadi Rp 114,01 miliar pada kuartal III 2024.
Selain itu, Waskita Karya juga mengalami rugi selisih kurs bersih sebesar Rp 1,54 miliar pada akhir September 2024, berbanding terbalik dengan keuntungan selisih kurs bersih Rp 5,32 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Beban keuangan perusahaan tercatat meningkat menjadi Rp 3,45 triliun pada akhir September 2024, dibandingkan dengan Rp 3,16 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, Waskita Karya mengalami penurunan total aset menjadi Rp 88,67 triliun, dari Rp 95,59 triliun pada 31 Desember 2023. Total liabilitas juga mengalami penurunan menjadi Rp 80,58 triliun pada akhir September 2024, dari Rp 83,99 triliun pada akhir 2023.
Wiwi mengungkapkan bahwa penurunan total aset dan liabilitas tersebut disebabkan oleh adanya divestasi jalan tol, terutama di ruas tol Bogor. Sementara itu, total ekuitas tercatat sebesar Rp 8,09 triliun pada kuartal III 2024, menurun dari Rp 11,60 triliun di akhir tahun 2023.
Kas dan setara kas Waskita pada akhir September 2024 tercatat sebesar Rp 1,36 triliun, mengalami penurunan dibandingkan dengan Rp 1,51 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dengan kinerja yang tertekan hingga kuartal III 2024, Waskita Karya harus menghadapi tantangan besar dalam pemulihan finansial dan strategi perusahaan ke depannya.
(N/014)
TOKYO Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, pada Minggu malam (29/3/2026) disambut antusias oleh diaspora Indonesia. Se
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam lawatan resmi ke Jepa
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh penyelenggara negara untuk segera menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pe
PEMERINTAHAN
DENPASAR Polda Bali menggelar sosialisasi PraEvent Kemala Run 2026 dengan tema Charity for Indonesia di kawasan Car Free Day Monumen
OLAHRAGA
DENPASAR Satgas Saber Pangan Polda Bali terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional, ritel modern, dan distributor un
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Tim U17 Halak Hita FC memastikan diri melaju ke babak semifinal Turnamen Pepduli Sepakbola setelah mengalahkan Cipta Pre
OLAHRAGA
PADANGSIDIMPUAN Putra Tapanuli FC berhasil melaju ke babak semifinal Turnamen AMA AMA Cup setelah mengalahkan PGRI FC dengan skor meyaki
OLAHRAGA
LANGKAT Dalam rangka mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri, sejumlah tokoh masyarakat mengunjungi kediaman Ketua DPC Hanura
POLITIK
DENPASAR Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi keberhasilan tim medis Rumah Sakit Kasih Ibu dalam menangani pasien warga negara a
KESEHATAN
BANGLI Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri rangkaian upacara keagamaan di Desa Adat Guliang Kangin, Kabupaten Bangli,
PEMERINTAHAN