Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas di Tapaktuan dalam 24 Jam, Pelaku Oknum Anggota Polri
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR — Menjaga alam dan merawat bumi bukan sekadar kewajiban moral, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah Swt.
Pesan itu disampaikan Dosen Universitas Teuku Umar, Meulaboh, Ustaz Dr. Tgk Ismu Ridha, MA, dalam khutbah Jumat di Masjid Hikmatullah, Dusun Tgk Malem, Komplek PU Ajuen, Kecamatan Peukan Bada, Jumat, 14 November 2025.
Dalam khutbahnya, Ustaz Ismu Ridha mengutip firman Allah Swt bahwa manusia diciptakan dari bumi dan diberi amanah untuk memakmurkannya.Baca Juga:
Spirit ini, menurutnya, semestinya menjadi landasan umat dalam menjaga keseimbangan alam dan tidak merusaknya.
Ia menyoroti kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan di Aceh maupun wilayah lain di Indonesia.
Penggundulan hutan, alih fungsi lahan sawah menjadi pertokoan, aktivitas tambang ilegal, hingga volume sampah yang terus meningkat disebut sebagai pemicu kerusakan ekosistem.
Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menyebutkan Aceh Besar dan Banda Aceh menghasilkan 300 ton sampah per hari.
"Eksploitasi di luar batas kewajaran telah melahirkan banjir, tanah gersang, udara kotor, longsor, hingga laut yang penuh limbah. Kerusakan di darat dan lautan ini disebabkan oleh tangan manusia sendiri," ujarnya.
Ustaz Ismu menjelaskan bahwa dalam Islam, ibadah tidak hanya terbatas pada ibadah mahdhah seperti salat, puasa, dan zakat.
Ada pula ibadah ghairu mahdhah, yakni amal harian yang berkaitan dengan sesama makhluk dan lingkungan sekitar. Merawat bumi termasuk di dalamnya.
Ia mengutip salah satu ayat dalam Q.S. Al-A'raf: 56, yang menegaskan larangan berbuat kerusakan di bumi setelah Allah mengaturnya dengan baik.
Rasulullah saw, kata Ismu, juga memberikan teladan ekologis—mulai dari menyingkirkan duri dari jalan hingga anjuran menanam pohon meski hari kiamat hampir tiba.
"Jika pohon itu tumbuh dan memberi manfaat, setiap manfaatnya bernilai sedekah. Pahalanya terus mengalir bahkan setelah orangnya tiada," jelasnya.
Ia menutup khutbah dengan ajakan agar umat menanam pohon, merawat lingkungan, dan menjaga bumi sebagai bentuk ibadah yang menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.*
(dh)
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan dalam ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar di Hotel Alana, Yogyakart
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan ke
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Asrul Azis Taba, kembali mengajukan gugatan p
NASIONAL
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
NEW YORK Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, pada Senin (20/7/2026) di
OLAHRAGA
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memicu banjir setelah t
PERISTIWA
JAKARTA Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengkritik pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meluncurkan sejumlah program prioritas saat melakukan kunjungan kerja ke Keca
PEMERINTAHAN