Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Bulan Rajab merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam.
Selain termasuk bulan haram, Rajab menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, berdoa, dan memohon keberkahan Allah SWT.
Mengutip buku Cahaya Da'wah karya Dr. Rahmatullah Azhari, M.Ag., bulan Rajab merupakan bulan ketujuh dalam kalender Hijriyah dan termasuk dalam kategori bulan haram yang dimuliakan Allah SWT.
Baca Juga:
Dalam bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah serta memohon ampunan.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya ada lima bulan yang di sisi Allah SWT adalah bulan-bulan yang dimuliakan, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab, bulan yang berada di antara Jumadil Akhir dan Sya'ban." (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
Hadits lain menegaskan keutamaan Rajab:
"Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku." (HR. An-Nasa'i)
Doa yang Dianjurkan di Bulan Rajab
Salah satu amalan penting adalah membaca doa khusus di bulan Rajab, yang bertujuan memohon keberkahan, keselamatan, dan kesempatan menyambut Ramadhan.
Doa yang diamalkan Rasulullah SAW ketika memasuki bulan Rajab:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya'baana, wa ballighnaa ramadhaana
Artinya: "Ya Allah, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan kami di bulan Ramadhan."
Selain doa tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT. Salah satu bacaan istighfar yang dianjurkan:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ وَأَعُوْذُبِكَ مِن شَرِّمَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allaahumma anta rabbi, laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'alaa 'ahdika wawa'dika mastatha'tu, wa a'uudzubika min syarri maa shana'tu wa abu-u laka binikmatika 'alayya wa abuu-u bidzambii faghfirlii fa-innahuu laa yanghfirudz dzunuba illaa anta.
Artinya: Ya Allah, Engkau-lah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu dan aku dalam genggaman Mu. Aku dalam perjanjian-Mu (beriman dan taat) kepada-Mu sekadar kemampuan yang ada padaku. Aku berlindung kepada-Mu daripada kejahatan yang aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan mengakui dosaku. Karena itu, aku memohon ampunan-Mu, dan sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa seseorang, kecuali Engkau, ya Allah.
Keberkahan bulan Rajab diyakini membawa kebahagiaan, ketenangan, dan kesejahteraan, yang akan berdampak pada kedamaian hidup umat Muslim.*
(d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.