MEDAN — Bulan Rajab telah memasuki paruh akhir. Itu menandakan bulanSyaban 1447 Hijriah, yang kerap disebut sebagai gerbang menuju Ramadhan, akan segera tiba.
Bagi umat Islam, Syaban memiliki kedudukan istimewa karena pada bulan inilah amal perbuatan diangkat kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW mengingatkan bahwa Syaban sering kali menjadi bulan yang dilalaikan manusia.
Berdasarkan kalender yang diterbitkan Kementerian Agama, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah, awal bulanSyaban tahun 1447 H serempak jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026.
Almanak Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro mencatat posisi hilal pada akhir Rajab belum memenuhi kriteria imkanur rukyah.
Karena itu, awal Syaban diprediksi jatuh pada Selasa Pahing. Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) juga menetapkan tanggal yang sama.
Perbedaan hanya terdapat pada jumlah hari. Pemerintah dan NU memperkirakan Syaban berlangsung 30 hari, sedangkan Muhammadiyah menetapkan 29 hari.
Malam NisfuSyaban jatuh pada malam pertengahan bulan, yakni malam 14 Syaban menuju 15 Syaban, dengan perhitungan hari Hijriah dimulai sejak matahari terbenam.