Timnas Indonesia U-19 Taklukkan Timor Leste 3-0, Bobby Nasution: Ribak Sude!
DELI SERDANG Timnas Indonesia U19 berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Timor Leste U19 dengan skor 30 dalam lanjutan Grup A Pia
OLAHRAGA
JAKARTA -Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyatakan bahwa industri ritel akan terdampak langsung oleh kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang direncanakan pemerintah menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025. Ketua Umum Aprindo, Roy Nicholas Mandey, mengatakan bahwa dampak dari kenaikan PPN ini akan meningkatkan harga produk ritel, seperti makanan dan pakaian, di kisaran 5-10 persen.
“Ya pasti kita ikut terdampak. Ketika PPN naik 1 persen nanti harga produk-produk di ritel, seperti makanan dan pakaian, akan naik 5-10 persen, karena ada dampak pada biaya transportasi, logistik, dan distribusi,” ujar Roy kepada kumparan pada Jumat (15/11/2024).
Roy menjelaskan bahwa kenaikan biaya transportasi dan distribusi ini secara otomatis akan memengaruhi harga barang di pasar, yang pada gilirannya akan berpotensi menurunkan daya beli masyarakat. “Ketika harga naik, daya beli masyarakat pasti menurun. Ini yang perlu diperhatikan, karena konsumsi rumah tangga saat ini sedang melemah,” tambahnya.
Menurut Roy, industri ritel di Pulau Jawa saat ini dalam posisi negatif dengan pertumbuhan konsumsi yang sedang lesu. Meski ada pertumbuhan di luar Pulau Jawa, kondisi ini masih belum dapat mengimbangi dampak dari kenaikan PPN di wilayah lainnya.
Aprindo juga menyampaikan keberatannya terkait rencana pemerintah untuk menaikkan PPN menjadi 12 persen. Roy menilai meski angka kenaikan terlihat kecil, namun efeknya cukup besar, terutama dengan peningkatan biaya transportasi dan harga bahan bakar seperti solar. “Memang pemerintah membutuhkan dana, tetapi jangan memalak dengan 1 persen PPN yang kenaikan ini bisa menambah biaya operasional, terutama biaya transportasi dan bahan bakar,” katanya.
Sebagai upaya untuk mengurangi dampak negatif bagi konsumen, Aprindo berencana untuk bekerja sama dengan produsen dalam merancang produk dengan kuantitas yang lebih kecil. Misalnya, produk dengan berat 100 gram akan dikurangi menjadi 50 gram, atau kemasan 1 kilogram akan diperkecil menjadi 500 gram, agar harga tetap terjangkau oleh masyarakat.
“Kami akan melakukan penyesuaian produk, seperti menurunkan kuantitas barang atau mengecilkan kemasan, supaya harga tetap terjangkau. Ini adalah salah satu strategi agar produk ritel tetap dapat dinikmati oleh masyarakat dengan daya beli yang terbatas,” jelas Roy.
Kenaikan PPN menjadi salah satu isu besar yang tengah dibahas menjelang akhir tahun 2024, dengan banyak sektor yang mengkhawatirkan dampaknya terhadap perekonomian domestik, khususnya daya beli masyarakat dan stabilitas industri ritel di Indonesia.
(N/014)
DELI SERDANG Timnas Indonesia U19 berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Timor Leste U19 dengan skor 30 dalam lanjutan Grup A Pia
OLAHRAGA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dilaporkan menembus level Rp18.000 per dolar AS. Pemerintah melalui Istan
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026 dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke80. Kegiatan tersebut se
OLAHRAGA
DELI SERDANG Timnas Indonesia U19 berhasil meraih kemenangan penting atas Timor Leste U19 pada laga kedua Grup A Piala AFF U19 2026.
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membuka peluang masuknya Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal ke dalam kabinet
POLITIK
MEDAN Timor Leste tetap tidak mampu mengimbangi permainan Indonesia hingga babak kedua laga Piala AFF U19 tahun 2026 berakhir dengan skor
OLAHRAGA
MEDAN Polrestabes Medan menetapkan dua bersaudara yang diduga menendang serta menodongkan senjata jenis air gun kepada seorang wanita ha
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi penangkapan bandar narkoba di wilayah Belawan, Kota Medan, berujung ricuh setelah petugas kepolisian dari Satresnarkoba Polre
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA, 4 Juni 2026 Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan listrik di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, semakin mengua
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan mendadak ke Wisma Danantara pada Kamis (4/6/2026) siang. Dalam kunjungan tersebut,
POLITIK