Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Memasuki hari pertama ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam perlu memastikan bacaan doa sahur dan niat puasa dilakukan dengan benar.
Banyak yang masih keliru membedakan keduanya, padahal fungsi dan waktunya berbeda.
Doa Sahur pada dasarnya sama seperti doa sebelum makan pada umumnya. Umat Islam dianjurkan membaca:
Baca Juga:
"Allahumma barik lana fi ma razaqtana wa qina 'adzaban nar."
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
Setelah sahur, bacaan doa syukur dianjurkan:
"Alhamdulillahil ladzi ath'amana wa saqana wa ja'alana minal muslimin."
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang Muslim."
Sementara itu, niat puasa Ramadhan adalah tekad dalam hati untuk menjalankan ibadah puasa karena Allah SWT.
Bacaan niat puasa yang umum dilafalkan sebelum subuh adalah:
"Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala."
Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Memahami perbedaan antara doa sahur dan niat puasa sangat penting agar ibadah dijalankan dengan tenang, khusyuk, dan sah secara syariat.
Doa sahur berkaitan dengan adab makan dan rasa syukur, sedangkan niat puasa adalah syarat sah ibadah puasa itu sendiri.
Dengan pemahaman yang tepat, umat Islam dapat memulai Ramadhan dengan penuh keberkahan dan ketenangan spiritual.*
(dw/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.