JAKARTA — Banyak yang menganggap bermain game saat bulan Ramadhan adalah hal yang sepele dan tidak berpengaruh terhadap ibadahpuasa.
Namun, Buya Yahya, dai kondang Tanah Air, menegaskan bahwa hukum bermain game saat puasaRamadhan boleh atau mubah, namun bisa berubah menjadi haram jika sampai melalaikan kewajiban ibadah seperti shalat atau mengandung unsur perjudian.
Dalam penjelasan yang disampaikan melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada dasarnya permainan atau hiburan tidak dilarang dalam Islam, selama tidak mengganggu kewajiban ibadah dan tidak mengandung unsur yang dilarang, seperti perjudian.
Ia menekankan bahwa jika game yang dimainkan tidak mengandung perjudian, maka permainan tersebut masih termasuk dalam kategori yang mubah atau boleh dilakukan.
"Main game itu boleh-boleh saja, kalau tidak ada unsur perjudiannya, ya mubah. Insya Allah puasanya diterima, karena dia sudah beribadahpuasa," ujar Buya Yahya.
Namun, ia juga mengingatkan agar game yang dimainkan tidak mengganggu waktu untuk ibadah lainnya, seperti shalat atau membaca Al-Qur'an.
Buya Yahya juga menekankan bahwa meskipun bermain game dibolehkan, jika seseorang menghabiskan waktu bermain game sampai meninggalkan kewajiban ibadah, hal tersebut bisa mengubah hukum permainan menjadi haram.
Terlebih jika permainan tersebut mengandung unsur perjudian.
"Tolong, jangan sampai main game mengganggu waktu yang mestinya digunakan untuk membaca Al-Qur'an, atau mengganggu waktu untuk shalat. Kalau sampai meninggalkan shalat, itu jadi haram," tegas Buya Yahya.
Buya Yahya memberikan contoh bahwa game seperti ludo yang tidak mengandung perjudian boleh dimainkan selama tidak mengganggu ibadah wajib.
Namun, jika permainan tersebut mengakibatkan seseorang mengabaikan shalat atau melibatkan perjudian, maka hukumnya menjadi haram.
Di samping itu, Buya Yahya juga mengingatkan umat Muslim untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan maksimal, mengingat bulan ini datang hanya setahun sekali.
Ia mengajak umat untuk mengisi bulan Ramadhan dengan ibadah dan aktivitas positif yang dapat mendatangkan pahala, daripada menghabiskan waktu bermain game.
"Ramadhan datang setahun sekali, manfaatkanlah untuk melakukan ibadah yang baik. Jangan hanya menghabiskan waktu untuk bermain game, alangkah indahnya jika kita memaksimalkan waktu ini untuk terus beribadah," pungkas Buya Yahya.
Dengan begitu, meskipun bermain game diperbolehkan, Buya Yahya mengingatkan agar umat Muslim tidak terjebak dalam permainan yang bisa mengganggu ibadah wajib dan lebih memilih untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat.*