BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

7 Kebiasaan Rasulullah SAW yang Patut Kita Teladani di Hari Raya Idul Fitri

Dharma - Kamis, 19 Maret 2026 20:18 WIB
7 Kebiasaan Rasulullah SAW yang Patut Kita Teladani di Hari Raya Idul Fitri
Ilustrasi. (foto: AI/BITVZ)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Idul Fitri, sebagai puncak kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, selalu menjadi momen yang penuh sukacita bagi umat Islam.

Selain merayakan kebahagiaan, hari raya ini juga mengingatkan umat Muslim untuk tetap menjaga kesadaran spiritual, meningkatkan keharmonisan lingkungan, dan menegakkan keadilan sosial, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Meskipun merayakan Idul Fitri dengan penuh sukacita, Rasulullah SAW senantiasa menjalankan beberapa amalan yang patut diteladani oleh umat Muslim, baik dalam ibadah maupun dalam interaksi sosial sehari-hari.

Baca Juga:

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW saat Hari Raya Idul Fitri:

1. Makan Sebelum Salat Idul Fitri

Rasulullah SAW dikenal memulai hari raya dengan makan beberapa butir kurma sebelum melaksanakan salat Idul Fitri.

Sebagaimana yang diceritakan dalam hadis Bukhari, Rasulullah SAW lebih memilih makan kurma dalam jumlah ganjil.

Amalan ini, menurut kitab Muwatta Malik, menjadi tradisi yang diwariskan kepada umat Muslim hingga saat ini.

2. Menggunakan Pakaian Terbaik

Rasulullah SAW selalu mengenakan pakaian terbaiknya pada hari raya.

Sebagaimana diceritakan dalam kitab Fiqh Us-Sunnah, Rasulullah memiliki jubah khusus yang hanya dipakai pada dua hari raya dan hari Jumat.

Pakaian yang dikenakan tidak bertentangan dengan ajaran Islam, seperti yang dijelaskan dalam hadis terkait larangan memakai sutra bagi laki-laki.

3. Membayar Zakat Fitrah

Sebelum melaksanakan salat Idul Fitri, Rasulullah SAW selalu memastikan untuk membayar zakat fitrah, sebagai bentuk pembersihan diri dan memberikan makanan kepada yang membutuhkan.

Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Bulugh Al-Maram, zakat fitrah yang dibayar sebelum salat adalah zakat yang diterima oleh Allah, sementara yang dibayar setelah salat hanya dianggap sebagai sedekah biasa.

4. Membaca Surat Qaf dan Al-Qamar Saat Salat

Pada salat Idul Fitri, Rasulullah SAW terbiasa membaca surat Qaf pada rakaat pertama dan surat Al-Qamar pada rakaat kedua.

Sebagai pengingat, surat Qaf menekankan pentingnya menjaga lisan dan perbuatan, sementara surat Al-Qamar mengingatkan umat manusia tentang balasan bagi yang ingkar dan berkah bagi yang beriman.

5. Menempuh Rute Berbeda Saat Pergi dan Pulang dari Salat

Rasulullah SAW juga memiliki kebiasaan unik saat menyambut hari raya, yaitu memilih rute yang berbeda saat pergi dan pulang dari salat Idul Fitri.

Sebagaimana yang diceritakan dalam hadis Jabir, beliau melakukan ini untuk menunjukkan semangat yang berbeda dalam setiap aspek kehidupan.

6. Bersenang-senang Sewajarnya

Meskipun hari raya adalah saat untuk bersenang-senang, Rasulullah SAW tidak merayakannya dengan berlebihan.

Diceritakan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah, Rasulullah SAW membiarkan dua gadis Ansar bernyanyi di rumahnya, namun beliau menegaskan bahwa hari raya adalah waktu untuk kebahagiaan, bukan untuk kemewahan yang berlebihan.

7. Mengunjungi Orang Sakit dan Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW juga dikenal sering mengunjungi orang sakit dan mempererat tali silaturahmi dengan sahabat serta keluarga.

Beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, terutama pada momen-momen spesial seperti Idul Fitri.

Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Abu Hurairah, siapa pun yang mengunjungi orang sakit atau menjalin silaturahmi akan diberi ganjaran surga.

Melalui kebiasaan-kebiasaan Rasulullah SAW saat merayakan Idul Fitri, kita diajarkan untuk tidak hanya merayakan kemenangan dengan penuh sukacita, tetapi juga dengan kesadaran spiritual, menjaga hubungan baik dengan sesama, dan mengutamakan kepedulian terhadap sesama.

Momen Idul Fitri menjadi lebih bermakna ketika kita meneladani Rasulullah SAW dalam setiap langkahnya.*


(cb/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
Panduan Lengkap Salat Sunah Idul Fitri 1447 H: Niat, Tata Cara, dan Bacaan Tasbih
Sidang Isbat Ramadan 2026: Sejarah dan Mekanisme Penetapan 1 Syawal Menjadi Kunci Persatuan Umat
Jelang Lebaran, Alumni SMP 3 Meulaboh Angkatan 2002 Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim
Masyarakat di Beberapa Wilayah Indonesia Rayakan Idulfitri Lebih Awal, Salat Id Dilaksanakan Hari Ini
Gubernur Bobby Nasution Ajak Mahasiswa dan Pelajar Bersatu Perangi Narkoba
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru