Komarudin Respons Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau: Bukan Banteng, Jadi Tak Masalah
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, menanggapi santai sorotan publik terkait prosesi adat yang memperlihatkan Presiden
POLITIK
MEDAN — Membaca doa sebelum makan merupakan bagian dari adab dalam Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Namun, masih banyak masyarakat yang mempertanyakan bacaan doa yang paling tepat sesuai dengan hadits shahih.
Ulama dan dai, Muhammad Abduh Tuasikal, menjelaskan bahwa doa sebelum makan yang sesuai sunnah cukup dengan membaca "bismillah".Baca Juga:
Hal ini merujuk pada sejumlah hadits yang menunjukkan kebiasaan Rasulullah ketika hendak makan.
Dalam riwayat yang dikutip oleh Ibnu Taimiyah dalam kitab Al Kalimuth Thoyyib, disebutkan bahwa Rasulullah SAW ketika makanan dihidangkan kepadanya, beliau mengucapkan "bismillah".
Riwayat lain dari Umar bin Abi Salamah menyebutkan bahwa Rasulullah mengajarkan adab makan dengan sabda, "Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari yang dekat denganmu." Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Selain itu, dari Aisyah RA, Rasulullah SAW juga mengajarkan bahwa jika seseorang lupa membaca di awal makan, maka ia dapat mengucapkan, "Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu."
Riwayat ini tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan At Tirmidzi.
Menurut penjelasan para ulama, membaca "bismillah" sudah termasuk tasmiyah, yakni menyebut nama Allah.
Hal ini dinilai cukup untuk mengikuti sunnah, tanpa perlu menambahkan bacaan panjang seperti "bismillahirrahmanirrahim".
An Nawawi dalam kitab Al Adzkar juga menjelaskan bahwa ucapan "bismillah" telah memenuhi adab makan sesuai tuntunan Rasulullah.
Adapun doa yang cukup populer di masyarakat, yakni "Allahumma baarik lanaa fii maa razaqtanaa wa qinaa 'adzaaban naar", disebut berasal dari riwayat yang dinilai lemah.
Ibnu Hajar Al-Asqalani menilai bahwa sanad hadits tersebut mengandung perawi yang bermasalah sehingga tidak dapat dijadikan dasar kuat dalam beribadah.
Penilaian serupa juga datang dari sejumlah ulama hadits lainnya.
Karena itu, sebagian ulama menyarankan agar umat Islam mencukupkan diri pada bacaan yang shahih, yakni "bismillah", sebagaimana yang secara langsung dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Membaca "bismillah" sebelum makan bukan sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari ibadah.
Dalam ajaran Islam, menyebut nama Allah diyakini dapat mendatangkan keberkahan serta mencegah gangguan setan dalam aktivitas makan.
Dengan demikian, praktik sederhana ini menjadi bagian penting dalam menjaga adab sekaligus mengikuti sunnah Nabi secara lebih murni.
Wallahu a'lam.*
(d/ad)
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, menanggapi santai sorotan publik terkait prosesi adat yang memperlihatkan Presiden
POLITIK
JAKARTA Sidang praperadilan yang diajukan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026), diwarnai insiden yang diseb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Fakta baru kembali mencuat dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (Smartboard) pada Dinas Pendidikan Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi PDI Perjuangan, Arif Jaka Sona, resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjua
POLITIK
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Meta menyusul meningkatnya temuan kome
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai dugaan dua desa di I
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mulai menggulirkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun pada semester II 2026. Kebijakan yang mulai berlaku
NASIONAL
JAKARTA Programprogram strategis nasional yang dijalankan pemerintah diminta tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam jajak pendapat (polling) penentuan logo resmi Hari U
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (29/6/2026). Bursa saham domestik melema
EKONOMI