Obati Aritmia Cuma 1 Jam! RS Adam Malik Medan Boyong Teknologi PFA Terbaru Cegah Stroke
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
JAKARTA – Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura (SGD) dalam amplop yang disebut diberikan Bupati Kuansing Suhardiman Amby kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.
Juprizal menyampaikan hal tersebut setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Ia diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan suap pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing yang menjerat Suhardiman Amby.
"Saya belum, enggak-enggak tahu," kata Juprizal saat ditanya mengenai selisih uang tersebut.Baca Juga:
Juprizal juga mengaku tidak mengetahui apakah uang dalam amplop itu memang sengaja disiapkan untuk diberikan kepada Raja Juli. Ia turut membantah pernah mengumpulkan uang untuk diberikan kepada pejabat Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
"Tidak, tidak," ujarnya.
KPK sebelumnya memeriksa Juprizal bersama Pj Sekda Pemkab Kuansing Fahdiansyah sebagai saksi. Pemeriksaan keduanya dilakukan di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pemeriksaan tersebut. Menurutnya, kedua saksi diperiksa berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap pengisian jabatan Sekda Kuansing.
Di sisi lain, KPK masih menelusuri keberadaan uang 2.000 SGD yang menjadi selisih dari total uang yang sebelumnya disebut terkumpul.
Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein mengatakan penyidik menemukan informasi bahwa uang yang dikumpulkan dari para petani melalui Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota koperasi unit desa (KUD) mencapai 14.000 SGD.
Namun, uang yang berhasil disita KPK terkait amplop tersebut hanya 12.000 SGD.
"Untuk Menhut, betul kita sudah menemukan 14.000 SGD hasil pengumpulan dari para petani-petani KUD di Kabupaten Kuansing. Tapi kemudian ada perbedaan jumlah 12.000 SGD yang kita sita," kata Taufik sebelumnya.
Ia mengatakan KPK masih menelusuri keberadaan 2.000 SGD tersebut. Penyidik juga tengah mencocokkan informasi mengenai jumlah uang yang sebenarnya berada di dalam amplop yang dibawa Suhardiman Amby.
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
BOGOR Temuan hunian dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan media asing. Kasus t
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (30/9/2026) tercatat masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan data peman
KESEHATAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Warga binaan disebut harus memb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Cba Harfan Bahar didakwa memesan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari mantan pacarnya, Januwati. Dalam dakwaan disebutka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. OK Saidin mengusulkan pembentukan Komite Integritas Riset Nasi
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
JAKARTA Penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditetapkan berkisar Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Pemerin
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Antam kembali naik pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.595.000,
EKONOMI