Bahas Narkoba Hingga Asusila Kapolres Aceh Timur Turun Langsung 'Ngopi Bareng' Warga Peudawa
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
MEDAN- Kolonel TNI Cba Harfan Bahar didakwa memesan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari mantan pacarnya, Januwati. Dalam dakwaan disebutkan, pemesanan narkotika tersebut dilakukan hingga lima kali.
Dakwaan terhadap Harfan dibacakan dalam sidang di Pengadilan Militer Tinggi I Medan, Selasa (29/9/2026). Oditur Militer mengungkap rangkaian perkara yang melibatkan Harfan dan Januwati.
Kasus tersebut bermula ketika Harfan mengenal Januwati di sebuah tempat hiburan malam di Pontianak pada November 2014. Keduanya kemudian menjalin hubungan asmara.Baca Juga:
Menurut dakwaan, pada 15 Februari 2026 Harfan menghubungi Januwati untuk memesan sabu dan pil ekstasi. Harfan kemudian mentransfer uang sebesar Rp 4,4 juta ke rekening Januwati.
Januwati lalu menghubungi Serma Ramli untuk meminta bantuan mengirimkan paket yang disebut sebagai oleh-oleh dari Pontianak.
"Januwati kemudian mentransfer Rp 200.000 kepada Serma Ramli," kata Oditur Kolonel Sunariyadi saat membacakan dakwaan.
Pada 16 Februari 2026, Serma Ramli membawa paket tersebut ke Bandara Supadio, Kalimantan Barat. Paket kemudian diserahkan untuk dikirim menggunakan pesawat Super Air Jet IU 697.
Namun, paket tersebut terungkap saat pemeriksaan di bandara. Petugas menemukan narkotika yang disembunyikan di balik penutup kardus pelapis bagian dalam.
Dalam paket itu ditemukan satu plastik klip kecil transparan berisi serbuk yang diduga sabu serta satu plastik klip kecil transparan berisi empat butir pil ekstasi.
Dalam dakwaan, Harfan disebut mengaku telah lima kali memesan narkotika kepada Januwati.
Pada 21 Februari 2026, Harfan kemudian diperiksa dan perkara tersebut dilimpahkan ke Denpom II/1 Bengkulu.
Oditur dalam dakwaannya menyebut narkotika tersebut dikonsumsi sendiri oleh terdakwa.
Profil Harfan
Harfan merupakan perwira menengah TNI Angkatan Darat dari Korps Pembekalan dan Angkutan (Cba). Sebelum perkara ini mencuat, ia disebut pernah bertugas sebagai Kepala Seksi Logistik Korem 041/Gamas di Kota Bengkulu.
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
BOGOR Temuan hunian dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan media asing. Kasus t
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (30/9/2026) tercatat masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan data peman
KESEHATAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Warga binaan disebut harus memb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Cba Harfan Bahar didakwa memesan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari mantan pacarnya, Januwati. Dalam dakwaan disebutka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. OK Saidin mengusulkan pembentukan Komite Integritas Riset Nasi
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
JAKARTA Penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditetapkan berkisar Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Pemerin
EKONOMI