BREAKING NEWS
Senin, 06 April 2026

Inilah 10 Kriteria Ideal Memilih Pasangan dalam Islam untuk Membangun Keluarga Sakinah

Adam - Minggu, 05 April 2026 09:30 WIB
Inilah 10 Kriteria Ideal Memilih Pasangan dalam Islam untuk Membangun Keluarga Sakinah
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pernikahan dalam ajaran Islam bukan hanya tentang ikatan cinta, tetapi juga sebuah bentuk ibadah yang mendalam.

Melalui pernikahan, pasangan suami istri diharapkan dapat saling mendukung dalam mencapai tujuan hidup yang lebih baik di dunia dan akhirat.

Sebagai upaya untuk mencapai keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah (keluarga yang penuh kedamaian, kasih sayang, dan cinta), Islam memberikan beberapa pedoman penting dalam memilih pasangan hidup.

Baca Juga:

Berikut adalah 10 kriteria utama yang disarankan oleh ajaran Islam untuk memilih pasangan hidup:

1. Bertakwa kepada Allah dan Rasul-Nya

Salah satu kriteria utama dalam memilih pasangan hidup menurut Islam adalah memilih seseorang yang bertakwa.

Pasangan yang taat beragama tidak hanya akan membawa kebaikan dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga menjaga agar hubungan tetap dalam bingkai keharmonisan berdasarkan ketentuan Allah.

Perbedaan agama dalam pernikahan bisa menjadi sumber masalah yang kompleks dalam kehidupan rumah tangga.


2. Baik Agamanya

Agama menjadi penentu dalam membangun keluarga yang penuh berkah.

Memilih pasangan yang baik agamanya adalah hal yang utama karena agama yang kuat akan menjadi landasan moral dan spiritual dalam kehidupan rumah tangga.

Seorang pasangan yang baik agamanya akan menjaga keimanan dan meneruskan pendidikan agama kepada keturunan mereka.

3. Subur dan Mencintai Keturunan

Islam menganjurkan agar pasangan yang dipilih mampu melanjutkan keturunan yang saleh.

Subur dan ingin memiliki anak menjadi bagian dari tujuan pernikahan, yang tidak hanya untuk kebahagiaan pribadi tetapi juga untuk meneruskan generasi yang baik.

Keturunan yang saleh adalah harapan setiap pasangan dalam Islam.

4. Mampu Memberi Nafkah

Seorang laki-laki harus mampu memberikan nafkah atau memenuhi kebutuhan keluarga dengan cara yang halal dan penuh tanggung jawab.

Ini adalah bagian penting dalam pernikahan, mengingat tanggung jawab ekonomi dalam membangun kehidupan bersama sangat dibutuhkan.

5. Tidak Terlalu Dekat dalam Hubungan Kekerabatan

Islam menganjurkan untuk memilih pasangan yang tidak terlalu dekat dalam kekerabatan, baik dari sisi nasab maupun hubungan darah.

Ini bertujuan untuk menjaga kesehatan keturunan serta untuk memperluas hubungan sosial yang lebih luas.

6. Kafa'ah (Sekufu)

Kafa'ah atau kesetaraan adalah kriteria yang sangat penting dalam memilih pasangan.

Kafa'ah mencakup kesetaraan dalam agama, akhlak, serta status sosial.

Ketika dua individu memiliki kesetaraan dalam berbagai aspek ini, mereka akan lebih mudah dalam berkomunikasi dan memahami satu sama lain dalam membangun keluarga yang harmonis.

7. Menyenangkan Dipandang dan Menjaga Kesucian

Islam mengajarkan agar pasangan hidup menjaga penampilan dan kesucian dirinya.

Penampilan fisik yang baik dapat menjadi daya tarik, namun lebih penting lagi untuk memiliki akhlak yang mulia dan menjaga kesucian hati.

Dalam pernikahan, hubungan yang sehat dan terjaga tidak hanya terkait dengan penampilan luar, tetapi juga perilaku yang saling menghormati dan menyayangi.

8. Baik Keturunannya (Nasab)

Memilih pasangan yang berasal dari keluarga yang baik dan berakhlak mulia juga menjadi pertimbangan dalam Islam.Meskipun begitu, agama tetap menjadi prioritas utama dalam memilih pasangan.

Sebab, pengaruh lingkungan keluarga sangat besar dalam membentuk karakter seseorang, tetapi karakter agama yang baik tetap lebih utama.


9. Mengutamakan yang Belum Pernah Menikah

Dalam beberapa kondisi, Islam lebih menyarankan untuk menikahi seseorang yang belum pernah menikah.

Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat ikatan emosional antara pasangan dan membentuk ikatan yang lebih mendalam sejak awal pernikahan.

10. Asal-Usul dan Kemuliaan Akhlak

Pernikahan dengan seseorang yang berasal dari keluarga yang terhormat dan berakhlak mulia juga menjadi nilai tambah dalam memilih pasangan.

Keluarga yang baik dapat memberikan contoh dan pengaruh positif dalam pembentukan karakter pasangan hidup.

Namun, yang paling penting adalah akhlak mulia yang dimiliki oleh pasangan tersebut.

Menikah dalam Islam bukan hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan biologis atau sosial, tetapi juga sebagai upaya untuk beribadah dan mencapai keluarga yang sakinah.

Dengan memilih pasangan yang memiliki kriteria yang baik dalam agama, akhlak, serta kemampuan dalam berbagai aspek kehidupan, keluarga yang bahagia dan penuh berkah dapat terwujud.*


(d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
1.661 Jemaah Haji Sumut Ikuti Manasik Haji Akbar di Medan, Ini Pesan Wagub Surya
Menag Ucapkan Selamat Paskah 2026, Tekankan Pentingnya Kedamaian
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan di Bandara untuk Cegah Jemaah Ilegal
Prabowo Resmikan Ditjen Pesantren, Ini Fungsi dan Struktur yang Disiapkan
Kolaborasi RI-Turki: Rumi Therapy Hadir di Paramadina, Diskusi Psikologi dan Spiritualitas
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru