Krisis Pangan Global Mengintai, Mentan Amran Sebut Konglomerat Dunia Diam-diam Serbu Sektor Pertanian
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
JAKARTA — Dalam ajaran Islam, mempercayai takdir atau qada dan qadar merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini.
Namun, takdir tidak selalu sama; terdapat dua jenis ketentuan yang ditetapkan Allah SWT, yaitu takdir mubram dan takdir muallaq.
Takdir Mubram: Ketetapan yang Tak Bisa DiubahBaca Juga:
Takdir mubram adalah ketentuan Allah SWT yang pasti terjadi dan tidak bisa diubah oleh siapapun.
Dalam buku Pendidikan Agama Islam oleh Bachrul Ilmy, takdir ini digambarkan sebagai ketetapan yang mutlak.
Dalilnya terdapat dalam Al-Qur'an surah An-Nisa ayat 78:
"Di mana pun kamu berada, kematian akan mendatangimu, meskipun kamu berada dalam benteng yang kukuh. Jika mereka (orang-orang munafik) memperoleh suatu kebaikan, mereka berkata, "Ini dari sisi Allah" dan jika mereka ditimpa suatu keburukan, mereka berkata, "Ini dari engkau (Nabi Muhammad)." Katakanlah, "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Mengapa orang-orang itu hampir tidak memahami pembicaraan?"
Contoh takdir mubram antara lain:
- Jenis kelamin setiap manusia
- Ajal atau kematian yang sudah ditentukan
- Hari kiamat, waktu kehancuran alam semesta
Meski ketentuan ini tidak bisa diubah, manusia tetap diperintahkan untuk berusaha menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Takdir Muallaq: Ketentuan yang Bergantung pada Usaha Manusia
Berbeda dengan mubram, takdir muallaq bersifat "digantungkan", artinya hasil yang diperoleh manusia masih bergantung pada usaha, doa, dan ikhtiar.
Allah SWT menegaskan dalam surah Ar-Rad ayat 11:
"Baginya (manusia) ada (malaikat-malaikat) yang menyertainya secara bergiliran dari depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia."
- Kesehatan: Bisa dijaga melalui pola hidup sehat, olahraga, dan gizi seimbang
- Kepintaran: Bisa ditingkatkan melalui belajar dan latihan
- Kekayaan dan rezeki: Diperoleh melalui kerja keras, usaha, dan doa
Pemahaman kedua jenis takdir ini menegaskan bahwa manusia harus mampu menyeimbangkan sikap tawakal dengan ikhtiar.
Segala hal yang sudah menjadi ketetapan Allah seperti ajal dan jenis kelamin harus diterima dengan lapang dada, sementara hal-hal yang bisa diupayakan tetap harus dilakukan dengan maksimal.
Pendekatan ini tidak hanya menumbuhkan rasa syukur, tetapi juga mendorong manusia untuk aktif berperan dalam membangun masa depan melalui kerja keras, doa, dan niat baik.
Dengan memahami perbedaan takdir mubram dan muallaq, umat Islam diingatkan bahwa hidup adalah kombinasi antara ketentuan ilahi dan usaha manusia, sehingga dapat dijalani dengan penuh kesadaran, usaha, dan tawakal kepada Allah SWT.*
(d/ad)
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola aset daera
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Sejumlah desa di lima kecamatan di Aceh Tengah kembali dilanda banjir luapan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan terse
PERISTIWA
GAZA Serangan udara kembali dilancarkan Israel Defense Forces (IDF) ke wilayah Jalur Gaza pada Senin, 6 April 2026, di tengah berlangsun
INTERNASIONAL
JAKARTA Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal menjatuhkan Presiden Pra
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Saiful Mujani angkat bicara terkait potongan video viral yang menampilkan dirinya berbicara soal menjatuhkan
POLITIK
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih mencuat di tengah dinamika politik dan tekanan geopolitik global. Pihak Istana Kepresidenan m
NASIONAL
JAKARTA Mantan staf khusus Presiden ke7 RI, Andi Taufan Garuda Putra, menyatakan tidak mengetahui pokok perkara dalam kasus dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinamika internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Medan kembali mencuat. Kader akar rumput PDIP Medan Amplas,
POLITIK
JAKARTA Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Utara tengah menjadi sorotan tajam setelah sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan
HUKUM DAN KRIMINAL