BREAKING NEWS
Minggu, 02 Agustus 2026

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447 H Hari Ini, 88 Titik Pantau Hilal Disiapkan

Dharma - Minggu, 17 Mei 2026 10:59 WIB
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 1447 H Hari Ini, 88 Titik Pantau Hilal Disiapkan
Pemantauan hilal. (foto: Dok. Kemenag Aceh)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menggelar Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 Hijriah atau penentuan Idul Adha pada Minggu (17/5).

Sidang digelar bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1447 H dan akan menentukan awal bulan Zulhijjah bagi umat Islam di Indonesia.

Rangkaian sidang isbat berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, dengan agenda yang dibagi menjadi tiga tahap.

Baca Juga:

Sesi pertama berupa seminar posisi hilal yang terbuka untuk umum pada pukul 16.30 WIB.

Setelah itu, sidang isbat digelar secara tertutup pada pukul 18.00 WIB atau setelah salat Magrib. Hasil keputusan kemudian akan diumumkan melalui konferensi pers pada pukul 19.00 WIB.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengatakan proses penetapan awal Zulhijjah dilakukan melalui mekanisme ilmiah dan syar'i yang melibatkan berbagai pihak lintas lembaga.

"Pelaksanaan rukyatulhilal bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat," kata Arsad dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan 88 titik pemantauan hilal yang tersebar di seluruh Indonesia.

Titik-titik tersebut melibatkan kantor wilayah Kemenag, BMKG, Pengadilan Agama, ormas Islam, hingga lembaga terkait lainnya.

Sidang isbat, kata Arsad, tetap menjadi forum musyawarah nasional dalam penetapan awal bulan Hijriah.

Pemerintah menggunakan dasar perhitungan astronomi serta kriteria imkanur rukyat MABIMS sebelum menetapkan keputusan resmi.

"Seluruh data dan masukan dibahas bersama dalam sidang isbat agar keputusan yang dihasilkan dapat menjadi rujukan bersama," ujarnya.

Kemenag juga menyebut pelaksanaan rukyatulhilal tahun ini mengacu pada PMA Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat, yang memperkuat tata kelola penetapan awal bulan Hijriah secara nasional.

Sejumlah kantor wilayah Kemenag di daerah telah melaporkan kesiapan pelaksanaan pemantauan hilal, termasuk di Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, hingga Sulawesi Tengah.

Di beberapa daerah, pemantauan hilal akan dilakukan bersama BMKG, Pengadilan Agama, serta organisasi masyarakat Islam, dengan metode observasi langsung menggunakan teropong dan peralatan astronomi.

Pemerintah menegaskan bahwa hasil sidang isbat akan menjadi acuan resmi penetapan awal Zulhijjah 1447 H, yang sekaligus menentukan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha tahun ini.*

(kp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ribuan Warga Padati Penutupan MTQ XIX Batu Bara, Datuk Lima Puluh Raih Juara Umum
Sejarah dan Dinamika Pemikiran Islam: Dari Antropologi Agama hingga Makna Tauhid dalam Ibadah
Ibadah Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Wujud Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong
Beri Semangat kepada Peserta, Bupati Baharuddin Hadir di Acara MTQ XIX Tingkat Kabupaten Batu Bara
Plh Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pawai HUT ke-78 YMPI, Dorong Penguatan Pendidikan Islam
Komnas HAM Minta Penjelasan Kemenag soal Pencabutan Izin Ponpes Usai Dugaan Pencabulan Santri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru