BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Massa Buruh Tuntut Kenaikan Upah, Aksi Demo di Medan Merdeka Berakhir dan Jalan Kembali Normal

BITVonline.com - Kamis, 24 Oktober 2024 09:46 WIB
Massa Buruh Tuntut Kenaikan Upah, Aksi Demo di Medan Merdeka Berakhir dan Jalan Kembali Normal
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA –Massa buruh yang menggelar aksi demonstrasi di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, pada Kamis (24/10) akhirnya membubarkan diri setelah beberapa jam berunjuk rasa. Aksi yang berlangsung sejak pagi hari ini berakhir sekitar pukul 15.15 WIB, di mana pihak kepolisian mulai mengangkat barrier penghalang dan petugas PPSU langsung membersihkan sisa-sisa sampah yang ditinggalkan oleh para pendemo.

Setelah massa buruh membubarkan diri, Jalan Medan Merdeka Barat yang sempat ditutup selama aksi demonstrasi kini telah dibuka kembali untuk kendaraan. Arus lalu lintas terpantau lancar, memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.

Tuntutan Massa Buruh

Dalam aksinya, para buruh menuntut beberapa hal penting, di antaranya adalah kenaikan upah untuk tahun 2025 sebesar 8-10 persen. Mereka juga mendesak pemerintah untuk membatalkan Undang-Undang Cipta Kerja yang dianggap merugikan pekerja. Aksi kali ini dihadiri oleh ribuan buruh dari berbagai sektor, yang bersatu untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Koordinator aksi menekankan bahwa tuntutan ini merupakan kebutuhan mendesak, terutama di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit. “Kami butuh kenaikan upah yang layak untuk meningkatkan daya beli kami,” kata salah satu perwakilan buruh dalam orasinya. Ia juga menegaskan bahwa tanpa adanya respons dari pemerintah, mereka akan melakukan aksi mogok kerja serentak pada 12-13 November 2024, yang diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 5 juta buruh di seluruh Indonesia.

Respons dan Tindakan Selanjutnya

Sebelum aksi dibubarkan, perwakilan buruh sempat bernegosiasi dengan pihak pemerintah, namun belum ada kesepakatan yang dicapai. Buruh mengancam akan melanjutkan aksi jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. “Kami berharap pemerintah mendengarkan suara kami. Jika tidak, aksi mogok kerja akan menjadi pilihan kami,” tegasnya.

Kepolisian dan aparat keamanan lainnya tetap siaga selama aksi berlangsung, memastikan bahwa demonstrasi berjalan dengan tertib dan tidak menimbulkan kerusuhan. Sekarang, dengan situasi kembali normal, pihak berwenang berharap bahwa dialog antara pemerintah dan buruh dapat segera terjalin untuk menyelesaikan masalah ini secara damai.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru