Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
ACEH BESAR – Menjelang pergantian tahun baru 1448 Hijriah, umat Islam diingatkan untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana muhasabah atau evaluasi diri atas perjalanan hidup dan kualitas ibadah selama satu tahun terakhir.
Pergantian tahun Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan kalender Islam, tetapi juga sebagai pengingat bagi setiap muslim untuk menilai kembali hubungan dengan Allah SWT serta kontribusi dalam kehidupan sosial dan keluarga.
Hal itu disampaikan Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, dalam khutbah di Masjid Nurul Huda Gampong Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga:
Ia menyebut akhir tahun Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk mengevaluasi capaian spiritual, termasuk sejauh mana kualitas ibadah dan keimanan yang telah dijalankan.
"Penghujung tahun Hijriah merupakan kesempatan terbaik untuk merenungkan prestasi spiritual yang telah dicapai," ujar Tgk Saifuddin.
Menurutnya, evaluasi diri penting agar umat Islam dapat terus memperbaiki kualitas ibadah dan menjadi hamba yang lebih taat serta bermanfaat bagi sesama.
Ia juga menyoroti tantangan era modern, terutama perkembangan teknologi informasi yang membawa dampak positif sekaligus negatif terhadap kehidupan masyarakat, termasuk munculnya dekadensi moral dan penyebaran informasi yang menyesatkan.
Dalam kondisi tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga keimanan sebagai pondasi utama kehidupan seorang muslim.
"Iman merupakan pondasi utama tempat kita berpijak, sekaligus kekuatan dalam menjalani kehidupan menuju ridha Allah SWT," ujarnya.
Selain itu, umat Islam juga diajak memahami makna hijrah secara lebih luas, tidak hanya perpindahan fisik, tetapi perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, dari kemaksiatan menuju ketaatan, serta dari kelalaian menuju kesadaran spiritual.
Tgk Saifuddin menekankan bahwa setiap muslim perlu melakukan introspeksi, apakah dirinya telah benar-benar berhijrah ke arah yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengutip ayat Al-Qur'an yang menjelaskan keutamaan orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah sebagai golongan yang memperoleh derajat tinggi dan rahmat Allah SWT.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.