BREAKING NEWS
Minggu, 26 Juli 2026

Dakwah Kultural Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman Tanpa Kehilangan Prinsip Islam

T.Jamaluddin - Minggu, 26 Juli 2026 11:00 WIB
Dakwah Kultural Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman Tanpa Kehilangan Prinsip Islam
Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), Dr. H. Aslam Nur, M.A. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Artinya, dakwah tidak boleh hanya benar secara materi, tetapi juga harus bijaksana dalam cara penyampaiannya."

Aslam menjelaskan bahwa dakwah kultural bukan berarti menerima seluruh budaya tanpa batas.

Menurutnya, dakwah kultural adalah upaya menyampaikan ajaran Islam dengan memahami realitas sosial dan budaya masyarakat, kemudian memanfaatkan unsur budaya yang tidak bertentangan dengan syariat sebagai media dakwah.

"Dengan kata lain, Muhammadiyah tidak memusuhi budaya. Yang ditolak bukan budayanya, tetapi unsur-unsur budaya yang bertentangan dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah."

Ia menambahkan, Muhammadiyah sejak awal berdiri menjalankan semangat tajdid atau pembaruan melalui dua pendekatan, yaitu purifikasi dan dinamisasi.

Purifikasi bertujuan memurnikan akidah dan ibadah dari syirik, tahayul, bid'ah, dan khurafat.

Sementara dinamisasi diarahkan untuk mengembangkan kehidupan umat melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, kesehatan, ekonomi, dan kebudayaan yang selaras dengan syariat Islam.

Menurut Aslam, dakwah kultural justru berfungsi sebagai penyaring terhadap budaya.

Budaya yang baik dipertahankan, budaya yang bertentangan dengan syariat diperbaiki, sedangkan budaya yang mengandung unsur kemusyrikan harus ditinggalkan.

Dalam ceramahnya, Aslam juga mengingatkan bahwa budaya tidak hanya terbatas pada seni, tari, musik, atau pakaian adat.

Budaya, kata dia, mencakup seluruh hasil cipta, rasa, dan karsa manusia, mulai dari bahasa, teknologi, sistem pendidikan, arsitektur, hingga kebiasaan hidup sehari-hari.

Karena itu, Islam hadir bukan untuk menghapus budaya, melainkan membimbing budaya agar tetap selaras dengan nilai-nilai tauhid.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Komeng Dukung Bang Azran Pimpin FORKABI: Memajukan Budaya Betawi adalah Amanat Konstitusi
Prof. OK Saidin: Saatnya MABMI Satukan Kekuatan Puak Melayu Bangun Ekonomi dan Pendidikan
AMPI Binjai dan Pemko Gelar Gerakan Safari Dakwah Subuh, Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid
BWI Siap Fasilitasi Penyelesaian Status Wakaf Blang Padang, Pemerintah Aceh Sambut Positif
Umat Islam Diajak Perkuat Tiga Benteng Iman Hadapi Godaan Syaithan di Era Digital
Pemkab Asahan Tampilkan Seni Budaya dan UMKM Unggulan di PRSU ke-50, Kenalkan Potensi Daerah ke Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru