Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia mengingatkan sabda Rasulullah saw tentang pentingnya menjaga lisan dan tangan dari tindakan yang merugikan orang lain.
"Seorang Muslim sejati adalah orang yang membuat Muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Menurut Ahmad Khusairi, Rasulullah saw merupakan teladan dalam menjaga etika berbicara.
Nabi tidak membalas caci maki dengan celaan, tidak mengutuk, tidak menyindir, serta tidak menggunakan lisannya untuk merendahkan orang lain.
Baca Juga:
Ia juga mengutip Al-Qur'an surat Ali 'Imran ayat 159 yang menggambarkan kelembutan akhlak Nabi Muhammad saw.
"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu."
Tiga Prinsip Menjaga Lisan
Dalam khutbahnya, Ahmad Khusairi menjelaskan tiga prinsip yang diajarkan Nabi dalam menjaga lisan.
Pertama, qaulan sadida, yakni menyampaikan perkataan yang benar dan bijak.
Menurut dia, seseorang harus berbicara berdasarkan fakta, bukan berdasarkan dugaan atau fitnah.
Jika tidak ada hal baik yang dapat disampaikan, ia mengingatkan pentingnya memilih diam.
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam."
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.