Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Surah Al-Waqiah merupakan surah ke-56 dalam Al-Qur'an.
Surah yang tergolong Makkiyah atau turun di Makkah ini terdiri atas 96 ayat dan berada dalam juz ke-27.
Nama Al-Waqiah diambil dari lafaz pada ayat pertama yang bermakna hari kiamat.
Baca Juga:
Isi surah ini banyak menggambarkan kehidupan akhirat, termasuk keadaan manusia pada hari kebangkitan.
Selain membahas hari akhir, Surah Al-Waqiah juga mengajak manusia merenungkan kekuasaan Allah SWT melalui berbagai ciptaan-Nya, seperti manusia, tumbuh-tumbuhan, api, serta proses kebangkitan.
Namun, di tengah masyarakat, Surah Al-Waqiah juga dikenal luas sebagai surah yang sering dikaitkan dengan rezeki.
Lantas, mengapa Surah Al-Waqiah kerap disebut sebagai surah pembuka rezeki?
Surah Al-Waqiah dan Rezeki
Kaitan Surah Al-Waqiah dengan rezeki banyak dibahas dalam sejumlah buku dan literatur keislaman.
Salah satu landasan yang sering dikutip adalah riwayat yang menyebutkan keutamaan membaca surah tersebut setiap malam.
Dalam buku Rahasia Dahsyat Al-Fatihah, Ayat Kursi dan Al-Waqiah untuk Kesuksesan Karier dan Bisnis karya Ustadz Ramadhan AM, disebutkan riwayat mengenai keutamaan membaca Surah Al-Waqiah.
"Barang siapa membaca surah Al-Waqiah setiap malam, maka orang itu akan jauh dari kefakiran selamanya." (HR Baihaqi)
Riwayat tersebut kemudian menjadi salah satu dasar yang membuat Surah Al-Waqiah banyak diamalkan dengan harapan terhindar dari kefakiran.
Dalam materi yang menjadi rujukan tersebut, Sa'd al-Mufti disebut menyatakan bahwa hadits tersebut bernilai shahih.
Kisah Abdullah ibn Mas'ud
Kisah mengenai membaca Surah Al-Waqiah juga dikaitkan dengan salah seorang sahabat Rasulullah SAW, Abdullah ibn Mas'ud.
Dalam buku Mau Kaya? Yuk, Baca Al-Waqiah karya Sukron Abdillah, diceritakan bahwa membaca Surah Al-Waqiah disebut menjadi salah satu amalan yang dilakukan untuk menghindari kefakiran.
Dalam kisah tersebut, Utsman ibn Affan pernah berkunjung ke rumah Abdullah ibn Mas'ud yang sedang sakit.
Utsman kemudian berniat memberikan bantuan dana, tetapi tawaran tersebut ditolak.
Abdullah ibn Mas'ud kemudian berkata:
"Aku tidak takut putra-putraku akan terjatuh dalam lubang kemiskinan. Aku sudah memerintahkan semua anakku untuk membaca Surah Al-Waqiah setiap malam. Dan itu yang aku dengar dari sabda Rasulullah, 'Barangsiapa membaca Surah Al-Waqiah setiap malam, dia tidak akan fakir."
Kisah tersebut menjadi salah satu cerita yang kerap digunakan untuk menjelaskan hubungan antara Surah Al-Waqiah dan kecukupan rezeki.
Keutamaan Membaca Surah Al-Waqiah
Pada dasarnya, membaca Al-Qur'an merupakan ibadah yang memiliki keutamaan.
Surah Al-Waqiah juga dapat dibaca sebagai bagian dari ibadah tersebut.
Sejumlah literatur keislaman kemudian menyebut beberapa keutamaan membaca Surah Al-Waqiah.
1. Terhindar dari kemiskinan
Keutamaan pertama yang sering dikaitkan dengan Surah Al-Waqiah adalah dijauhkan dari kefakiran.
Hal tersebut didasarkan pada riwayat yang menyebutkan keutamaan membaca surah tersebut setiap malam.
"Barang siapa membaca surah Al-Waqiah setiap malam, maka orang itu akan jauh dari kefakiran selamanya." (HR Baihaqi)
2. Dikaitkan dengan kelimpahan rezeki
Dalam buku Rahasia Jalur Langit: Jalan Cepat Menuju Sukses karya Fitri Anggraini, Surah Al-Waqiah disebut sebagai salah satu surah yang berkaitan dengan rezeki.
"Ajarkan surah Al-Waqiah kepada istri-istrimu, karena sesungguhnya Al-Waqiah merupakan surah kekayaan." (HR Ibnu Ady)
Riwayat tersebut menjadi salah satu alasan Surah Al-Waqiah dikenal di tengah masyarakat sebagai surah yang berkaitan dengan kekayaan dan rezeki.
3. Dikaitkan dengan terhindar dari kesengsaraan
Keutamaan lainnya dikaitkan dengan pendapat Imam Ja'far Al-Shadiq mengenai pembacaan Surah Al-Waqiah, khususnya pada malam Jumat.
"Barang siapa membaca surah Al-Waqiah pada malam Jumat, dia akan dicintai Allah, dicintai manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia. Surah ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukminin yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertandingi."
4. Al-Qur'an sebagai pemberi syafaat
Membaca Surah Al-Waqiah juga merupakan bagian dari membaca Al-Qur'an secara keseluruhan.
Dalam sebuah hadits riwayat Muslim disebutkan mengenai keutamaan Al-Qur'an bagi orang yang membacanya.
"Bacalah Al-Qur'an oleh kalian, karena sesungguhnya Al-Qur'an itu kelak pada hari kiamat akan datang sebagai pemberi syafaat kepada orang-orang yang membacanya." (HR. Muslim)
Kapan Waktu Membaca Surah Al-Waqiah?
Surah Al-Waqiah dapat dibaca kapan saja sebagai bagian dari ibadah membaca Al-Qur'an.
Namun, dalam sejumlah literatur dan tradisi keislaman, terdapat beberapa waktu yang sering dianjurkan untuk membaca surah tersebut.
Setiap malam
Salah satu waktu yang paling sering disebut adalah malam hari.
Hal ini dikaitkan dengan riwayat yang menyebut keutamaan membaca Surah Al-Waqiah setiap malam.
"Barang siapa membaca surah Al-Waqiah setiap malam, maka orang itu akan jauh dari kefakiran selamanya." (HR Baihaqi)
Malam Jumat
Surah Al-Waqiah juga banyak diamalkan pada malam Jumat.
Dalam materi yang menjadi rujukan, amalan tersebut dikaitkan dengan pendapat Imam Ja'far Al-Shadiq.
"Barang siapa membaca surah Al-Waqiah pada malam Jumat, dia akan dicintai Allah, dicintai manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan penyakit dunia. Surah ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukminin yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertandingi."
Sebelum tidur
Malam sebelum tidur juga menjadi waktu yang disebut dalam sejumlah literatur untuk membaca Surah Al-Waqiah.
Salah satunya dikaitkan dengan Imam Muhammad Al-Baqir.
"Barang siapa membaca surah Al-Waqiah sebelum tidur, dia akan berjumpa dengan Allah SWT dalam keadaan wajah seperti bulan purnama."
Pada akhirnya, membaca Surah Al-Waqiah dapat menjadi bagian dari kebiasaan membaca Al-Qur'an.
Bagi umat Islam yang mengamalkannya, membaca Al-Qur'an tidak hanya dipandang sebagai upaya memohon kelapangan rezeki, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan pengingat mengenai kehidupan akhirat.
Adapun berbagai riwayat tentang keutamaan khusus Surah Al-Waqiah memiliki pembahasan tersendiri dalam kajian ilmu hadits.
Karena itu, umat Islam dapat merujuk kepada ulama atau sumber kajian hadits yang terpercaya ketika ingin mengetahui tingkat kesahihan setiap riwayat yang digunakan sebagai dasar amalan.* (d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.