BREAKING NEWS
Minggu, 18 Oktober 2026

Benarkah Ada 9 Tanda Sebelum Ajal Menjemput? Ini Penjelasan dalam Islam

Adelia Syafitri - Minggu, 18 Oktober 2026 08:22 WIB
Benarkah Ada 9 Tanda Sebelum Ajal Menjemput? Ini Penjelasan dalam Islam
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Kematian merupakan kepastian bagi setiap makhluk yang bernyawa.

Namun, kapan dan di mana seseorang akan meninggal dunia tetap menjadi rahasia Allah SWT.

Baca Juga:
Hal ini membuat sebagian umat Islam penasaran mengenai tanda-tanda yang dipercaya muncul menjelang ajal seseorang.

Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan untuk mengingat kematian dan mempersiapkan diri dengan amal saleh.

Namun, firasat atau tanda fisik tertentu tidak boleh langsung diyakini sebagai pertanda pasti seseorang akan meninggal dunia.

Mengutip buku Takdir Tuhan Itu Indah: Perspektif Islam Sepenggal Kisah Perjalanan ke Tanah Suci Membersamai Orang Tua Tercinta karya Saeful Kurniawan, firasat tentang datangnya kematian tidak banyak dibahas secara terperinci dalam Al-Qur'an maupun hadis.

Karena itu, umat Islam perlu berhati-hati dalam menyikapi berbagai kepercayaan mengenai tanda-tanda menjelang ajal.

Dalam Surah Luqman ayat 34, Allah SWT berfirman:

وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Artinya:

"Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dia usahakan besok. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti."

Ayat tersebut menegaskan bahwa manusia tidak mengetahui secara pasti kapan dan di mana kematian akan datang.

Kematian dapat terjadi dalam berbagai keadaan, baik setelah sakit maupun tanpa tanda yang sebelumnya disadari.

Meski demikian, dalam buku Cinta Abadi Rasulullah hingga Hari Kiamat karya Hamzah Utina, terdapat uraian mengenai sembilan tanda menjelang kematian yang dinisbatkan kepada pendapat Imam Al-Ghazali.

Daftar tersebut perlu dipahami sebagai kepercayaan yang beredar, bukan sebagai patokan pasti atau ajaran yang telah terverifikasi dalam Al-Qur'an dan hadis sahih.

Baca Juga:

9 Tanda Menjelang Kematian yang Dipercaya Sebagian Orang

Berikut sembilan tanda yang disebut dalam uraian tersebut.

1. Tubuh menggigil

Tanda pertama dipercaya muncul sekitar 100 hari sebelum kematian.

Tubuh disebut terasa menggigil setelah waktu Asar, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Namun, tidak ada dasar yang cukup untuk menjadikan menggigil sebagai penanda bahwa seseorang akan meninggal dalam jangka waktu tertentu.

Menggigil dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti demam atau paparan suhu dingin.

2. Pusar berdenyut kencang

Tanda kedua disebut terjadi sekitar 40 hari sebelum kematian, ketika bagian pusar terasa berdenyut atau berdetak setelah waktu Asar.

Secara medis, sensasi berdenyut di perut dapat memiliki beragam penyebab.

Gejala tersebut tidak dapat digunakan untuk memastikan waktu kematian seseorang.

3. Sakit di dada atau perut bagian atas

Baca Juga:

Dalam kepercayaan yang sama, rasa sakit di bagian dada atau perut atas disebut sebagai tanda lain menjelang kematian.

Akan tetapi, nyeri dada maupun perut bagian atas bukan pertanda pasti seseorang akan meninggal.

Nyeri dada yang berat, menetap, atau disertai sesak napas perlu segera mendapatkan pertolongan medis karena dapat berkaitan dengan kondisi serius.

4. Perubahan nafsu makan

Sekitar tujuh hari sebelum kematian, nafsu makan disebut dapat berubah.

Dalam uraian tersebut, perubahan ini dikaitkan dengan orang yang sedang sakit dan tiba-tiba mengalami peningkatan nafsu makan.

Dalam dunia medis, perubahan nafsu makan dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, pengobatan, stres, dan berbagai faktor lainnya.

Gejala ini tidak bisa digunakan untuk memprediksi kapan seseorang akan meninggal.

5. Dahi berdenyut kencang

Tanda berikutnya dipercaya muncul sekitar tiga hari sebelum kematian, berupa denyutan di bagian tengah dahi.

Uraian tersebut juga mengaitkannya dengan anjuran bertobat dan berpuasa.

Namun, tidak ada dasar yang cukup untuk memastikan bahwa denyutan di dahi menandakan seseorang akan meninggal dalam tiga hari.

Baca Juga:

Jika denyutan disertai sakit kepala berat atau gejala lain yang mengkhawatirkan, pemeriksaan medis diperlukan.

6. Mata tampak sayu dan hidung berubah

Mata yang tampak sayu serta perubahan bentuk hidung disebut sebagai tanda menjelang kematian, khususnya pada orang yang sedang sakit.

Perubahan pada mata dan wajah dapat terjadi karena kelelahan, dehidrasi, penyakit, atau kondisi tubuh lainnya.

Karena itu, perubahan tersebut tidak bisa dijadikan patokan pasti datangnya ajal.

7. Telinga tampak layu dan kaki sulit digerakkan

Tanda berikutnya berupa perubahan pada ujung telinga dan telapak kaki yang disebut semakin sulit digerakkan.

Dalam kondisi sakit berat, kelemahan tubuh dan gangguan pergerakan memang dapat terjadi.

Namun, gejala tersebut memerlukan penilaian berdasarkan kondisi kesehatan seseorang, bukan langsung ditafsirkan sebagai pertanda kematian.

8. Ubun-ubun berdenyut

Dalam daftar tersebut, ubun-ubun disebut berdenyut sekitar satu hari sebelum kematian.

Kepercayaan itu bahkan mengaitkannya dengan seseorang yang tidak akan mencapai waktu Asar pada hari berikutnya.

Baca Juga:

Klaim tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk memperkirakan waktu kematian.

Sensasi berdenyut di kepala memiliki berbagai kemungkinan penyebab dan perlu dinilai sesuai gejala yang menyertainya.

9. Muncul sensasi hawa sejuk dari perut ke leher

Tanda terakhir yang disebut adalah sensasi hawa sejuk yang dipercaya bergerak dari bagian pusar ke pinggang, kemudian naik hingga pangkal leher.

Dalam kepercayaan tersebut, keluarga dikatakan dapat merasakannya dengan menempelkan tangan di perut orang yang bersangkutan.

Namun, sensasi dingin pada tubuh dapat berkaitan dengan suhu lingkungan, perubahan sirkulasi, atau kondisi kesehatan.

Tidak ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa sensasi tersebut memastikan seseorang akan segera meninggal dunia.

Keringat di Dahi Disebut dalam Hadis tentang Kematian Mukmin

Selain berbagai kepercayaan tersebut, terdapat hadis yang kerap dikaitkan dengan tanda husnul khatimah atau akhir kehidupan yang baik, yakni munculnya keringat di dahi ketika seseorang meninggal.

Dalam hadis dari Buraidah bin al-Hashib, Rasulullah SAW bersabda:

"Kematian seorang mukmin adalah dengan keringat di keningnya." (HR. Ahmad, Nasa'i, dan Tirmidzi)

Hadis tersebut diriwayatkan dalam sejumlah kitab hadis.

Baca Juga:

Namun, pemahamannya tidak boleh diperluas menjadi kesimpulan bahwa setiap orang yang meninggal dengan keringat di dahi pasti memiliki akhir kehidupan yang baik, atau bahwa orang yang tidak mengalaminya berarti sebaliknya.

Penilaian akhir kehidupan seseorang tetap berada dalam pengetahuan Allah SWT.

Islam Mengajarkan Umat untuk Mengingat Kematian


Terlepas dari berbagai kepercayaan mengenai tanda menjelang kematian, Islam menegaskan bahwa setiap makhluk hidup pasti akan meninggal dunia.

Hal ini disebutkan dalam Surah Ali Imran ayat 185:

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ

Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati."

Pesan utama ayat tersebut bukanlah agar manusia sibuk mencari atau menebak tanda-tanda kematian, melainkan menyadari bahwa kehidupan di dunia memiliki batas.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, menjaga hubungan dengan sesama, memenuhi tanggung jawab, serta memohon ampun kepada Allah SWT.

Mengingat kematian seharusnya mendorong seseorang memperbaiki diri, bukan menimbulkan ketakutan berlebihan terhadap perubahan fisik yang belum tentu berkaitan dengan ajal.

Jika seseorang mengalami gejala kesehatan yang mengkhawatirkan, langkah yang tepat adalah mencari pertolongan medis, bukan menyimpulkannya sebagai tanda pasti kematian.

Wallahu a'lam.* (d/ad)

Baca Juga:

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Meneladani Risalah Rasulullah, Umat Diajak Bangun Peradaban Berilmu dan Berakhlak
Laporan Dugaan Perampasan Aset STAI Al-Hikmah Medan Belum Tuntas, Yaspetia Minta PWNU Turun Tangan
Mengenal Rukun Iman dan Rukun Islam: Pengertian, Perbedaan, serta Urutan Lengkapnya
Panduan Lengkap Zikir Pagi & Petang: Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Tata Cara Pengamalannya
Pengajian di Masjid Taqwa Banda Aceh Bahas Makna Tidur dan Kematian dari Perspektif Medis Serta Agama
Kisah Abdullah bin Mas'ud Bertanya tentang Dosa Terbesar, Ini Jawaban Rasulullah SAW
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Membaca Prabowo Menyerap Kekuasaan

Membaca Prabowo Menyerap Kekuasaan

OlehAndang SubahariantoMENJELANG dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (20 Oktober 2026), ada yang menarik dibaca dari sudut bud

OPINI