Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, YLBHI Sebut Pemerintahan Makin Jeblok dan Mengkhawatirkan
JAKARTA Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuai kritik dari sejumlah kalangan.
POLITIK
MEDAN – Kematian merupakan kepastian bagi setiap makhluk yang bernyawa.
Namun, kapan dan di mana seseorang akan meninggal dunia tetap menjadi rahasia Allah SWT.
Baca Juga:Hal ini membuat sebagian umat Islam penasaran mengenai tanda-tanda yang dipercaya muncul menjelang ajal seseorang.
Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan untuk mengingat kematian dan mempersiapkan diri dengan amal saleh.
Namun, firasat atau tanda fisik tertentu tidak boleh langsung diyakini sebagai pertanda pasti seseorang akan meninggal dunia.
Mengutip buku Takdir Tuhan Itu Indah: Perspektif Islam Sepenggal Kisah Perjalanan ke Tanah Suci Membersamai Orang Tua Tercinta karya Saeful Kurniawan, firasat tentang datangnya kematian tidak banyak dibahas secara terperinci dalam Al-Qur'an maupun hadis.
Karena itu, umat Islam perlu berhati-hati dalam menyikapi berbagai kepercayaan mengenai tanda-tanda menjelang ajal.
Dalam Surah Luqman ayat 34, Allah SWT berfirman:
وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Artinya:
"Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dia usahakan besok. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti."
Ayat tersebut menegaskan bahwa manusia tidak mengetahui secara pasti kapan dan di mana kematian akan datang.
Meski demikian, dalam buku Cinta Abadi Rasulullah hingga Hari Kiamat karya Hamzah Utina, terdapat uraian mengenai sembilan tanda menjelang kematian yang dinisbatkan kepada pendapat Imam Al-Ghazali.
Daftar tersebut perlu dipahami sebagai kepercayaan yang beredar, bukan sebagai patokan pasti atau ajaran yang telah terverifikasi dalam Al-Qur'an dan hadis sahih.
Baca Juga:
9 Tanda Menjelang Kematian yang Dipercaya Sebagian Orang
Berikut sembilan tanda yang disebut dalam uraian tersebut.
1. Tubuh menggigil
Tanda pertama dipercaya muncul sekitar 100 hari sebelum kematian.
Tubuh disebut terasa menggigil setelah waktu Asar, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Namun, tidak ada dasar yang cukup untuk menjadikan menggigil sebagai penanda bahwa seseorang akan meninggal dalam jangka waktu tertentu.
Menggigil dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti demam atau paparan suhu dingin.
2. Pusar berdenyut kencang
Tanda kedua disebut terjadi sekitar 40 hari sebelum kematian, ketika bagian pusar terasa berdenyut atau berdetak setelah waktu Asar.
Gejala tersebut tidak dapat digunakan untuk memastikan waktu kematian seseorang.
3. Sakit di dada atau perut bagian atas
Baca Juga:
Dalam kepercayaan yang sama, rasa sakit di bagian dada atau perut atas disebut sebagai tanda lain menjelang kematian.
Akan tetapi, nyeri dada maupun perut bagian atas bukan pertanda pasti seseorang akan meninggal.
Nyeri dada yang berat, menetap, atau disertai sesak napas perlu segera mendapatkan pertolongan medis karena dapat berkaitan dengan kondisi serius.
4. Perubahan nafsu makan
Sekitar tujuh hari sebelum kematian, nafsu makan disebut dapat berubah.
Dalam uraian tersebut, perubahan ini dikaitkan dengan orang yang sedang sakit dan tiba-tiba mengalami peningkatan nafsu makan.
Dalam dunia medis, perubahan nafsu makan dapat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, pengobatan, stres, dan berbagai faktor lainnya.
Gejala ini tidak bisa digunakan untuk memprediksi kapan seseorang akan meninggal.
5. Dahi berdenyut kencang
Uraian tersebut juga mengaitkannya dengan anjuran bertobat dan berpuasa.
Namun, tidak ada dasar yang cukup untuk memastikan bahwa denyutan di dahi menandakan seseorang akan meninggal dalam tiga hari.
Baca Juga:
Jika denyutan disertai sakit kepala berat atau gejala lain yang mengkhawatirkan, pemeriksaan medis diperlukan.
6. Mata tampak sayu dan hidung berubah
Mata yang tampak sayu serta perubahan bentuk hidung disebut sebagai tanda menjelang kematian, khususnya pada orang yang sedang sakit.
Perubahan pada mata dan wajah dapat terjadi karena kelelahan, dehidrasi, penyakit, atau kondisi tubuh lainnya.
Karena itu, perubahan tersebut tidak bisa dijadikan patokan pasti datangnya ajal.
7. Telinga tampak layu dan kaki sulit digerakkan
Tanda berikutnya berupa perubahan pada ujung telinga dan telapak kaki yang disebut semakin sulit digerakkan.
Dalam kondisi sakit berat, kelemahan tubuh dan gangguan pergerakan memang dapat terjadi.
Namun, gejala tersebut memerlukan penilaian berdasarkan kondisi kesehatan seseorang, bukan langsung ditafsirkan sebagai pertanda kematian.
Dalam daftar tersebut, ubun-ubun disebut berdenyut sekitar satu hari sebelum kematian.
Kepercayaan itu bahkan mengaitkannya dengan seseorang yang tidak akan mencapai waktu Asar pada hari berikutnya.
Baca Juga:
Klaim tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk memperkirakan waktu kematian.
Sensasi berdenyut di kepala memiliki berbagai kemungkinan penyebab dan perlu dinilai sesuai gejala yang menyertainya.
9. Muncul sensasi hawa sejuk dari perut ke leher
Tanda terakhir yang disebut adalah sensasi hawa sejuk yang dipercaya bergerak dari bagian pusar ke pinggang, kemudian naik hingga pangkal leher.
Dalam kepercayaan tersebut, keluarga dikatakan dapat merasakannya dengan menempelkan tangan di perut orang yang bersangkutan.
Namun, sensasi dingin pada tubuh dapat berkaitan dengan suhu lingkungan, perubahan sirkulasi, atau kondisi kesehatan.
Tidak ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa sensasi tersebut memastikan seseorang akan segera meninggal dunia.
Keringat di Dahi Disebut dalam Hadis tentang Kematian Mukmin
Selain berbagai kepercayaan tersebut, terdapat hadis yang kerap dikaitkan dengan tanda husnul khatimah atau akhir kehidupan yang baik, yakni munculnya keringat di dahi ketika seseorang meninggal.
"Kematian seorang mukmin adalah dengan keringat di keningnya." (HR. Ahmad, Nasa'i, dan Tirmidzi)
Hadis tersebut diriwayatkan dalam sejumlah kitab hadis.
Baca Juga:
Namun, pemahamannya tidak boleh diperluas menjadi kesimpulan bahwa setiap orang yang meninggal dengan keringat di dahi pasti memiliki akhir kehidupan yang baik, atau bahwa orang yang tidak mengalaminya berarti sebaliknya.
Penilaian akhir kehidupan seseorang tetap berada dalam pengetahuan Allah SWT.
Islam Mengajarkan Umat untuk Mengingat Kematian
Terlepas dari berbagai kepercayaan mengenai tanda menjelang kematian, Islam menegaskan bahwa setiap makhluk hidup pasti akan meninggal dunia.
Hal ini disebutkan dalam Surah Ali Imran ayat 185:
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ
Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati."
Pesan utama ayat tersebut bukanlah agar manusia sibuk mencari atau menebak tanda-tanda kematian, melainkan menyadari bahwa kehidupan di dunia memiliki batas.
Umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, menjaga hubungan dengan sesama, memenuhi tanggung jawab, serta memohon ampun kepada Allah SWT.
Jika seseorang mengalami gejala kesehatan yang mengkhawatirkan, langkah yang tepat adalah mencari pertolongan medis, bukan menyimpulkannya sebagai tanda pasti kematian.
Wallahu a'lam.* (d/ad)
Baca Juga:
JAKARTA Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuai kritik dari sejumlah kalangan.
POLITIK
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 11,57 persen pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026. Penurunan ini menjadi salah satu
EKONOMI
JAKARTA Harga daging ayam ras di tingkat konsumen mencapai Rp40.000 per kilogram (kg), sementara harga jual ayam hidup di tingkat petern
EKONOMI
MEDAN Penanganan kasus kematian Agnis Jance Zebua (17), siswi SMKN 1 Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, kembali menj
HUKUM DAN KRIMINAL
TOBA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyalurkan bantuan kepada 46 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana angin
NASIONAL
OlehAndang SubahariantoMENJELANG dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto (20 Oktober 2026), ada yang menarik dibaca dari sudut bud
OPINI
JAKARTA Tabel angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 untuk plafon pinjaman Rp100 juta menjadi informasi penting bagi pelaku Usaha M
EKONOMI
MEDAN Kematian merupakan kepastian bagi setiap makhluk yang bernyawa. Namun, kapan dan di mana seseorang akan meninggal dunia tetap menj
AGAMA
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI memperkuat kerja sama untuk meningkatkan
NASIONAL
MEDAN Perayaan Hari Ulos Nasional menjadi bagian dari puncak Medan Fashion Culture Festival (MFCF) 2026 bertema Ulos in Innovation di At
SENI DAN BUDAYA