Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Upacara HUT ke-27 Tanjabtim Resmi Dibatalkan
TANJABTIM Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke27 Kabupaten Tanjun
PEMERINTAHAN
BITVONLINE.COM –Kondisi angkutan penyeberangan di Indonesia semakin memprihatinkan, dengan banyak perusahaan menghadapi kesulitan dalam membayar gaji karyawan tepat waktu dan terpaksa gulung tikar atau menjual aset. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Khoiri Soetomo menjelaskan bahwa iklim usaha yang buruk menjadi faktor utama di balik krisis ini.
Menurut Khoiri, tarif angkutan penyeberangan saat ini masih tertinggal 31,8% dari perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang disepakati bersama antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Gapasdap, ASDP, serta perwakilan konsumen dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Kondisi ini diperburuk oleh lonjakan nilai tukar dolar yang kini mencapai lebih dari Rp16.000 per USD, sementara tarif dihitung berdasarkan nilai kurs dolar sebesar Rp13.391 per USD pada tahun 2019.
Selain itu, 70% komponen biaya angkutan penyeberangan dipengaruhi oleh kurs dolar, termasuk biaya perawatan, suku cadang, doking, dan alat-alat keselamatan. Dengan inflasi dan kenaikan Upah Minimum Regional (UMR) yang terus berlanjut, pengusaha semakin terjepit dalam menutup biaya operasional, terutama dengan rata-rata hari operasi kapal yang hanya mencapai 30% hingga 40% setiap bulan akibat kurangnya dermaga di lintas penyeberangan komersial.
Gapasdap mengajukan permohonan mendesak kepada pemerintah untuk menyesuaikan tarif angkutan penyeberangan secara bertahap hingga 15%. Khoiri menggarisbawahi pentingnya penyesuaian tarif ini untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa. Jika penyesuaian tarif membutuhkan waktu, Gapasdap meminta pemerintah memberikan insentif seperti pembebasan biaya PNBP dan pengurangan biaya kepelabuhanan, serupa dengan kebijakan yang diterapkan untuk angkutan udara.
Khoiri menyoroti ketidakadilan dalam perhatian pemerintah terhadap sektor angkutan udara, yang menikmati berbagai pengurangan biaya seperti avtur, spare part, dan landing fee, sementara angkutan penyeberangan, yang beroperasi secara penuh 24 jam dan melayani segmen pengguna dari berbagai kelas, belum mendapatkan perhatian serupa.
Gapasdap berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kondisi ini dan memberikan dukungan yang diperlukan agar angkutan penyeberangan tetap berfungsi sebagai infrastruktur jembatan vital dan alat transportasi utama di Indonesia.
(N/014)
TANJABTIM Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke27 Kabupaten Tanjun
PEMERINTAHAN
MEDAN Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Kamis, 15 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisi
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) baru di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 15
NASIONAL
LANGKAT Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Partai Golkar, Edi Bahagia, mengimbau masyarakat menggunakan masker menyusul kabut asap akib
NASIONAL
DELI SERDANG Sebaran asap yang memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara berdampak pada jadwal penerbangan di Bandara Internas
PERISTIWA
BANDA ACEH Kitab UndangUndang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2026 memberikan kewenangan kepada majelis hakim pengadilan tinggi untuk memeri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revit
SOSOK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan pejabat Kabinet Merah Putih dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Negar
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul memburuknya kualitas u
NASIONAL
MEDAN Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah. Im
PERISTIWA