BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Menjaga Bara Reformasi: Aktivis Antikorupsi Asal Sumut Saharuddin Hadiri Sarasehan Aktivis Lintas Generasi

"Ketika sejarah mulai dilupakan, maka pengkhianatan terhadap masa depan hanya tinggal menunggu waktu."
Redaksi - Kamis, 22 Mei 2025 10:26 WIB
Menjaga Bara Reformasi: Aktivis Antikorupsi Asal Sumut Saharuddin Hadiri Sarasehan Aktivis Lintas Generasi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA —Dengan semangat membara dan visi menjaga bara reformasi tetap menyala, aktivis senior dan muda dari berbagai generasi berkumpul dalam Sarasehan Aktivis Lintas Generasi dalam rangka memperingati 27 Tahun Reformasi yang diselenggarakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan Rabu 21/5/2025.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyambung semangat perjuangan reformasi 98 kepada generasi penerus.

Aktivis Antikorupsi asal Sumatera Utara, Saharuddin, hadir dalam acara tersebut didampingi oleh aktivis muda, Ariswan, yang juga berasal dari Sumatera Utara.

Baca Juga:

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting reformasi yang telah mewarnai sejarah Indonesia, seperti DR. Hariman Siregar, Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, Masinton Pasaribu, serta para pejabat negara dan akademisi seperti Wamenkumham Mugiyanto, Wamensos Agus Jabo Priyono, Wamenaker Immanuel Ebenezer, Wamenperin Faisol Riza, Wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Robertus Robet, dan Wahab Talaohu.

Dalam keterangannya kepada media, Saharuddin menegaskan pentingnya regenerasi semangat perjuangan aktivis.

Baca Juga:

Menurutnya, aktivis memiliki peran vital sebagai oposisi rakyat yang menjadi penyeimbang kekuasaan.

"Aktivis bukan musuh negara, justru mereka adalah pagar terakhir demokrasi. Ketika semua lembaga diam, aktivis harus bersuara," ujarnya lantang.

Saharuddin juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menyelenggarakan forum-forum diskusi, walau berskala kecil.

"Kita harus terus menyulut nyala api perjuangan. Demokrasi bukan warisan yang bisa diwariskan begitu saja, tapi harus dijaga dengan pikiran dan tindakan nyata," tegasnya.

Sementara itu, Ariswan, aktivis muda yang turut hadir, menyampaikan harapan agar semangat juang generasi sekarang tidak luntur oleh zaman.

"Banyak kebijakan hari ini yang mengkhianati rakyat. Kita sebagai generasi penerus tidak boleh hanya menjadi penonton. Demokrasi yang diperjuangkan oleh para senior harus kita jalankan dengan integritas, bukan hanya slogan," ujar Ariswan saat diwawancarai di lokasi.

Ia mengajak seluruh aktivis muda untuk tidak kalah nyali, tidak mudah puas, dan tidak tunduk pada kekuasaan yang korup.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sejumlah Artis Korea dan Thailand Sampaikan Dukungan untuk Indonesia di Tengah Aksi Demonstrasi
Pernah Dibubarkan Dua Presiden, DPR RI Kini Genap Berusia 80 Tahun
Pihak Asing Dituding Tunggangi Demo, Ekonom: Murni Karena Rakyat Marah dan Resah Terhadap Kondisi Ekonomi
Anies Baswedan: Keadilan untuk Affan, Jangan Ada Lagi Nyawa yang Melayang Saat Menyuarakan Aspirasi
Mahfud MD: Kritik DPR Boleh, Tapi Jangan Tuntut Pembubaran
Puan Maharani Respons Demo Bubarkan DPR: Kami Dengarkan Aspirasi Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru