Kejagung Ogah Buru-buru, Nasib Barang Bukti Sitaan Febrie Diserahkan Sepenuhnya ke Hakim Praperadilan
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan keputusan terkait permintaan pengembalian barang bukti milik mantan Jaksa Agung Muda Pidana
NASIONAL
JAKARTA -Ketidakpastian global yang mendorong investor untuk mengambil langkah defensif telah memberikan tekanan pada pasar saham, termasuk di Indonesia. Dimas Yusuf, Head of Fixed Income Sucorinvest Asset Management, menjelaskan bahwa dampak ketidakpastian ini tidak hanya dirasakan oleh pasar saham Indonesia, tetapi juga di negara-negara berkembang lainnya, seperti Thailand.
Pasar saham di negara maju, sebaliknya, menunjukkan performa yang lebih baik secara year to date (ytd), mencerminkan perbedaan strategi investor dalam menyikapi ketidakpastian global.
Dimas menambahkan bahwa meskipun kondisi fundamental ekonomi di banyak negara tidak menunjukkan masalah serius, ketegangan geopolitik dan kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat telah membuat investor lebih berhati-hati dalam mengalokasikan dana mereka.
Hal ini menyebabkan tekanan pada pasar saham negara berkembang, termasuk Indonesia, yang dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal yang terus membayangi pergerakan pasar.
Pada Senin (24/3/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi signifikan dengan penurunan 143 poin atau 2,30% hingga menyentuh level 6.114. Bahkan, pada sesi pertama perdagangan, IHSG sempat anjlok ke bawah level 6.000.
Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik, seperti kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump, serta data ekonomi yang menunjukkan pelemahan sektor manufaktur di Jepang.
Sementara itu, dari dalam negeri, pasar saham Indonesia menghadapi tantangan besar menjelang libur panjang Idulfitri, dengan adanya peningkatan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan melemahnya daya beli rumah tangga.
Aksi jual investor asing yang terus terjadi juga turut menambah tekanan pada IHSG. Kekhawatiran terhadap krisis kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah semakin memperburuk kondisi pasar saham Indonesia.
(bs/n14)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan keputusan terkait permintaan pengembalian barang bukti milik mantan Jaksa Agung Muda Pidana
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (20/8/2026). IHSG naik 53,12 poin atau 0,83 persen ke leve
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (20/8/2026). Rupiah berada di level Rp
EKONOMI
MEDAN Harga beras di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Provinsi Sumut me
EKONOMI
JAKARTA Momen Presiden Prabowo Subianto duduk di antara Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat p
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Komisi V DPR Syaiful Huda menyebut kondisi transportasi laut Indonesia sudah masuk status darurat. Pernyataan itu disam
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia mengirim nota diplomatik keberatan kepada pemerintah Arab Saudi setelah uang muka penyelenggaraan Haji 2027 se
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan masih ada warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belum mendapatkan
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Bidang Organisasi dan Kelembagaan Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung dijadwalkan hadir dalam sidang prape
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia dalam refleksi 81 tahun kemerdekaan Republik Indones
POLITIK