OJK Blokir 33.836 Rekening Judi Online, Upaya Berantas Transaksi Ilegal Terus Diperkuat
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya pemberantasan judi online dengan meminta perbankan memblokir puluhan ribu re
NASIONAL
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi (8/7/2025), tertekan oleh sentimen global, termasuk rencana kenaikan tarif dari Presiden AS Donald Trump dan penguatan indeks dolar AS.
Mengutip data Bloomberg pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka melemah 0,18% atau 29,5 poin ke level Rp16.269 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.239.
Sementara itu, indeks dolar AS justru sedikit terkoreksi 0,11% ke 97,37, setelah sebelumnya menguat 0,08% ke 97,25. Meski turun tipis pagi ini, dolar AS masih tetap berada dalam tren kuat seiring ketidakpastian global dan data ketenagakerjaan AS yang solid.
Tarif Trump dan BRICS Jadi Pemicu Tekanan
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah datang dari pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump. Ia mengumumkan bahwa AS akan mengirim surat tarif kepada negara-negara mitra dagang pada 9 Juli 2025, dan penerapan tarif baru sebesar 10% hingga 70% akan dimulai pada 1 Agustus.
"Trump juga menyampaikan bahwa negara-negara yang berpihak pada blok BRICS akan dikenai tarif tambahan 10%, karena dianggap memiliki kebijakan anti-Amerika," ujar Ibrahim.
Rencana tersebut menciptakan ketidakpastian dan membuat investor global memilih aset safe haven seperti dolar AS, sehingga memberi tekanan tambahan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Sentimen The Fed Juga Dorong Dolar AS
Di sisi lain, ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan segera menurunkan suku bunga juga memperkuat dolar. Hal ini dipicu oleh laporan tenaga kerja (payroll) AS pekan lalu yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat, meskipun terdapat tekanan dari sisi ekonomi global.
BI Jaga Stabilitas Lewat Cadangan Devisa
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2025 mencapai US$152,6 miliar, naik tipis dari Mei 2025 yang sebesar US$152,5 miliar.
Kenaikan ini didukung oleh penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond, sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat upaya pemberantasan judi online dengan meminta perbankan memblokir puluhan ribu re
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat upaya peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) dalam neger
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali membantah kabar yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan Bendahara
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengaku pihaknya tidak pernah menerima laporan maupun informasi terkait pengadaan baran
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut positif putusan Pengadilan Tinggi Singapura yang menolak gugatan Paulus Tannos terk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 30 Tahun 2026 tentang Pengesahan International
NASIONAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dalam laga FIFA Matchday 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satresnarkoba Polresta Banda Aceh mengungkap 38 kasus peredaran narkotika sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dalam periode te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan negara atas sumber daya alam melalui langkah tegas penertiban kawasan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap aman meski mengalami
EKONOMI