BREAKING NEWS
Selasa, 25 Agustus 2026

Gubernur Kepri Tanggapi Kenaikan Tarif Listrik PLN Batam: "Dampak Naiknya Harga Gas"

Abyadi Siregar - Kamis, 10 Juli 2025 15:18 WIB
Gubernur Kepri Tanggapi Kenaikan Tarif Listrik PLN Batam: "Dampak Naiknya Harga Gas"
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad. (foto: tangkapan layar ig ansar.ahmad.kepri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Kita yakin kebutuhan listrik akan meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan kehadiran industri baru di Batam. Kita harus menjaga harga listrik tetap kompetitif agar tidak kalah saing dengan Johor, Malaysia," kata Ansar.

Ansar juga menyoroti perbedaan signifikan antara harga gas pipa dan LNG.

Menurutnya, harga gas pipa yang sebelumnya sekitar 7 dolar Amerika per MMBTU, kini telah melonjak menjadi 13 hingga 15 dolar Amerika per MMBTU.

Hal ini menjadi tantangan besar bagi pembangkit listrik di Batam dan tentu berimbas pada tarif listrik yang lebih tinggi.

"Peningkatan harga gas ini harus menjadi perhatian bersama. Kita berharap ada kebijakan yang dapat menstabilkan harga energi, sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani dengan kenaikan tarif listrik," ujarnya.

Terkait dengan masalah kenaikan tarif listrik, Ansar menyatakan bahwa hingga saat ini, Pemprov Kepri belum menerima koordinasi atau laporan resmi dari Pemerintah Kota Batam.

Sebagai entitas usaha, Ansar menyarankan agar PLN Batam membuka ruang diskusi dengan Pemkot Batam dan BP Batam untuk mencari solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak.

"PLN Batam sebagai penyedia layanan listrik harus bekerja sama dengan Pemkot Batam dan BP Batam untuk mencari cara agar kenaikan tarif ini tidak memberatkan masyarakat, terutama di sektor industri," tutupnya.*

(d/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru