Jelang Mudik Lebaran 2026, Ini Tips Keamanan dari Kasat Lantas Medan
MEDAN Menjelang arus mudik Lebaran, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, mengingatkan masyara
NASIONAL
JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (18/7/2025).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah terapresiasi sebesar 0,26% atau 42 poin, berada di level Rp16.298,5 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pukul 09.00 WIB.
Penguatan rupiah terjadi seiring dengan pelemahan indeks dolar AS yang turun 0,28% ke level 98,45.
Arah positif ini juga diikuti oleh sejumlah mata uang regional seperti yen Jepang (+0,03%), dolar Singapura (+0,09%), dolar Taiwan (+0,15%), won Korea Selatan (+0,04%), peso Filipina (+0,21%), serta baht Thailand (+0,29%) dan ringgit Malaysia (+0,10%).
Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (17/7), rupiah ditutup melemah 53,5 poin atau 0,33% ke level Rp16.340,50 per dolar AS.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menilai bahwa rupiah berpeluang bergerak fluktuatif sepanjang hari ini.
Ia memproyeksikan rupiah kemungkinan akan ditutup melemah di kisaran Rp16.330 – Rp16.380 per dolar AS.
Menurutnya, meskipun ada sentimen positif dari dalam negeri, tekanan eksternal masih dominan.
"Sentimen global seperti rencana tarif AS terhadap negara-negara kecil, serta ketegangan geopolitik dan isu seputar kepemimpinan The Fed cukup menekan mata uang emerging market, termasuk rupiah," ujar Ibrahim.
Pasar mata uang global tengah mencermati sejumlah isu besar:
- Pernyataan Presiden AS Donald Trump soal penerapan tarif baru 10%–15% terhadap negara-negara kecil.
- Potensi pencopotan Ketua The Fed Jerome Powell, di tengah tudingan keterlambatan memangkas suku bunga acuan.
- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama serangan udara Israel ke Damaskus.
- Prospek kesepakatan dagang AS–India dan AS–Eropa yang mulai menunjukkan titik terang.
Di sisi lain, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan bahwa nilai tukar rupiah tetap mendapat dukungan kuat dari:
- Kebijakan stabilisasi BI
- Aliran masuk modal asing
- Inflasi yang rendah
- Imbal hasil yang menarik
- Prospek ekonomi domestik yang tetap baik
"Bank Indonesia akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan memperkuat keyakinan pelaku pasar," jelas Perry.*
(bi/a008)
MEDAN Menjelang arus mudik Lebaran, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Medan, AKBP I Made Parwita, mengingatkan masyara
NASIONAL
JAKARTA Menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah, BPJS Kesehatan memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak perl
KESEHATAN
JAKARTA Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis hak asasi manusia, Andrie Yunus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih, mendorong adanya sinkronisasi antara aturan sekolah dan kebijakan pemerintah mengenai p
PENDIDIKAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Senin (16/3/2026). Pada pembukaan sesi pertama, IHS
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), memberikan peringatan terkait dampak negatif dari defisit A
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons klaim mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, yang menyatakan tidak menerima sep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Senin (16/3/2026), terdepresiasi sebesar
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali terkoreksi pada perdagangan Senin (16/3/2026) pagi. Penurunan ini membu
EKONOMI
JEMBRANA, BALI Kemacetan parah hingga 32 kilometer mengular menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Minggu (15/3/2026
PERISTIWA