Purbaya Rilis Aturan Baru Anggaran OJK, Kemenkeu Tegaskan Tak Ganggu Independensi Pengawasan
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan aturan baru terkait tata kelola anggaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui
EKONOMI
TANGSEL - Harga beras premium di sejumlah ritel modern seperti Alfamidi dan Alfamart turun sebesar Rp 1.000 per kemasan 5 kg, atau sekitar Rp 200 per kilogram. Penurunan harga ini terjadi pada awal pekan ini, setelah mencuatnya kasus beras oplosan yang tengah diselidiki pemerintah.
Menurut Ketua Umum Aprindo, Solihin, penurunan ini berlaku di seluruh jaringan ritel modern anggota organisasi tersebut. Semula harga eceran tertinggi (HET) beras premium adalah Rp 74.500 per kemasan 5 kg, kini menjadi Rp 73.500 per 5 kg (atau Rp 14.700 per kg)
Praktik pengoplosan beras premium terjadi di pasaran modern, dengan ditemukan 212 merek beras diduga tidak memenuhi standar mutu, berat kemasan, dan label sesuai standardisasi Kementan dan Satgas Pangan Polri.
Beberapa produsen dilaporkan telah menyampaikan surat ke ritel menyatakan kesediaan menurunkan harga agar tidak melampaui HET, sebagai respons atas temuan pelanggaran tersebut.
Penurunan harga ini tidak berdampak pada margin keuntungan ritel modern karena adanya mekanisme rafaksi: produsen menanggung selisih harga akibat mutu beras yang menurun.
Mendukung konsumen: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan agar penurunan harga tidak mengorbankan kualitas produk. Label "premium" harus mencerminkan mutu dan komposisi yang benar.
Pemerintah membuka penyelidikan terhadap merek-merek terindikasi oplosan dan telah memberikan sanksi administratif kepada setidaknya 9 produsen beras premium yang terbukti melanggar standar mutu.
Asosiasi ritel menyatakan siap menarik produk dari toko jika terbukti oplosan, dan menggandeng konsultan independen untuk pengecekan kualitas secara acak ke depan.
Wartawan melaporkan bahwa stok beberapa merek beras premium, seperti Sania atau Sentra Ramos, telah ditarik dari rak alias ditarik distributor sejak beberapa hari belakangan. Saat ini di rak hanya tersisa merek seperti Raja, Raja Platinum, dan Topi Koki
Praktik pengoplosan ini dianggap sebagai ancaman bagi ketahanan pangan dan konsumen, dengan kemungkinan kerugian mencapai Rp 99 triliun per tahun jika dibiarkan. Banyak beras 'premium' ternyata hanya campuran atau tidak sesuai label, sehingga menciptakan ketidakseimbangan distribusi nasional.*
(d/j006)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan aturan baru terkait tata kelola anggaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui
EKONOMI
JAKARTA Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus kembali memicu perdebatan soal prinsip kesetaraan hukum di Indo
NASIONAL
MEDAN Sebanyak tujuh calon haji asal Sumatera Utara (Sumut) menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026 karena kondisi kese
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) akan menyerahkan program perlindungan sosial
NASIONAL
TANJUNG JABUNG TIMUR Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Polres Tanjung Jabung Timur menyiapkan pen
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan keterlibatan Bupati Pati nonaktif Sudewo dalam kasus dugaan korupsi proyek p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pertah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar jumlah k
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam tersebut ber
EKONOMI
JAKARTA PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia mencatat kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan membukukan l
EKONOMI