37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
MAKASSAR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) meluncurkan program penempatan tenaga kerja bagi 1.000 penyandang disabilitas serta program magang 3.000 mustahik ke Jepang, Jumat (25/7/2025).
Peluncuran program ini berlangsung di Kantor BBPVP Makassar dan dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Yassierli, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.
Dalam sambutannya, Menaker Yassierli menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat inklusi sosial dalam dunia ketenagakerjaan nasional.
"Kita bekerja sama dengan BAZNAS, yang siap memfasilitasi pelatihan untuk seribu orang disabilitas. Ini merupakan angin segar di tengah tantangan ketenagakerjaan yang luar biasa," ujarnya.
Yassierli menambahkan bahwa Kemnaker berkomitmen untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul, memperkuat akses ke luar negeri, dan memperluas lapangan kerja mandiri melalui pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh BBPVP.
Saidah Sakwan, mewakili BAZNAS RI, menegaskan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi lembaganya untuk menyejahterakan umat, tanpa kecuali.
"Tidak boleh ada satu pun warga Indonesia yang tertinggal. Disabilitas memiliki hak yang sama dalam pendidikan, pelatihan, dan akses ke dunia kerja," ungkapnya.
Seluruh pembiayaan untuk program penempatan tenaga kerja disabilitas ini akan ditanggung oleh BAZNAS, sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial dan amanah umat.
Lebih jauh, BAZNAS juga memfasilitasi program magang ke Jepang untuk 3.000 mustahik sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi berkelanjutan.
"Kami berkomitmen mendampingi teman-teman yang akan magang ke Jepang. Mari kita sukseskan bersama program ini," ujar Saidah.
Ia juga berpesan agar para penerima manfaat benar-benar memanfaatkan peluang ini dengan serius untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi mereka.
Program ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya menciptakan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan sosial di Indonesia.*
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN