4 Prajurit BAIS TNI Terdakwa Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ajukan Banding
JAKARTA Empat anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang menjadi terdakwa kasus dugaan percobaan pembunuhan bere
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat tren penurunan harga sejumlah komoditas pangan pada Selasa pagi (29/7/2025).
Namun, beberapa komoditas seperti daging ayam ras, jagung peternak, dan ikan-ikanan masih menunjukkan kenaikan harga.
Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pukul 09.17 WIB, harga daging ayam ras tercatat naik tipis 0,2% menjadi Rp35.632 per kilogram (kg).
Meski demikian, harga tersebut masih berada di bawah harga acuan penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp40.000 per kg.
Kenaikan yang signifikan justru terjadi pada harga jagung di tingkat peternak, yang melonjak 7,17% menjadi Rp6.694 per kg dibanding hari sebelumnya.
Sementara itu, harga ikan kembung naik 0,7% menjadi Rp41.297 per kg, dan ikan tongkol naik 0,43% menjadi Rp34.156 per kg.
Di sisi lain, sejumlah komoditas pokok menunjukkan penurunan harga yang cukup merata di berbagai wilayah.
- Beras premium turun 0,3% menjadi Rp16.098 per kg
- Beras medium turun 0,67% menjadi Rp14.313 per kg
- Beras SPHP turun 0,46% menjadi Rp12.553 per kg
Komoditas lain yang juga mengalami penurunan harga antara lain:
- Kedelai biji kering impor: Turun 1,57% ke Rp10.691 per kg
- Bawang merah: Turun 5,65% ke Rp47.799 per kg
- Bawang putih bonggol: Turun 2,81% ke Rp38.083 per kg
Harga berbagai jenis cabai menunjukkan penurunan signifikan:
- Cabai merah keriting: Turun 4,14% ke Rp42.554 per kg
- Cabai merah besar: Turun 5,59% ke Rp42.042 per kg
- Cabai rawit merah: Turun 8,17% ke Rp53.941 per kg
Sementara itu, untuk komoditas protein hewani dan produk olahan:
- Daging sapi murni: Turun 1,33% ke Rp133.385 per kg
- Telur ayam ras: Turun 0,77% ke Rp29.460 per kg
- Gula konsumsi: Turun 0,87% ke Rp18.162 per kg
Adapun untuk minyak goreng:
- Minyak goreng kemasan: Turun 1,99% ke Rp20.446 per liter
- Minyak curah: Turun 0,79% ke Rp17.412 per liter
- Minyakita: Turun 1,39% ke Rp17.300 per liter
Produk lain seperti tepung terigu curah dan kemasan, garam konsumsi, hingga daging kerbau segar dan beku impor juga tercatat mengalami penurunan harga.
Penurunan harga sebagian besar komoditas menunjukkan perbaikan pasokan dan distribusi pangan nasional.
Namun, perhatian tetap diperlukan terhadap komoditas yang masih menunjukkan tren kenaikan seperti jagung, daging ayam, dan ikan.
Pemerintah diharapkan terus mengawasi kestabilan harga untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung kelangsungan produksi petani dan peternak.*
(bi/a008)
JAKARTA Empat anggota Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI yang menjadi terdakwa kasus dugaan percobaan pembunuhan bere
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi menanggapi langkah hukum yang ditempuh Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa dalam perkar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ratusan anak muda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam satu panggung untuk bercerita tentang Indonesia melalui film
ENTERTAINMENT
BATU BARA Aksi tawuran yang diduga melibatkan sejumlah remaja kembali terjadi di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia dengan menggelar
KESEHATAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Jakarta Utara, Bebizie Sri Mulyati, sebagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghormati proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap dua pegawa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Perumda Tirtanadi menghadirkan sejumlah kebijakan baru untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih. Kebijakan it
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mengerahkan personel kepolisia
NASIONAL
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, gembong narkoba yang menjadi buronan sejak November 2025. MR ditan
HUKUM DAN KRIMINAL