Prabowo Terima Utusan Emir Qatar di Istana, Bahas Kerja Sama Strategis hingga Pertahanan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Sheikh Saou
NASIONAL
JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan bahwa penyerapan anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp7,9 triliun hingga akhir Juli 2025.
Capaian ini melampaui proyeksi sebelumnya yang hanya memperkirakan realisasi sebesar Rp6 triliun.
Hal ini disampaikan oleh Kepala BGN Dadan Hindayana dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 di Jakarta, Selasa (5/8).
"Alhamdulillah, penyerapan hari ini sudah mencapai Rp7,9 triliun. Padahal kemarin kami memperkirakan sampai akhir Juli hanya akan menyentuh angka Rp6 triliun," ujar Dadan.
Menurutnya, tren positif ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga beberapa bulan ke depan, seiring dengan perluasan cakupan program dan percepatan infrastruktur pelayanan gizi di berbagai wilayah.
BGN menargetkan penyerapan anggaran mencapai Rp9 triliun pada Agustus, dan terus meningkat hingga mencapai Rp76 triliun di akhir Desember 2025.
Program ini dirancang untuk menjangkau hingga 75 juta penerima manfaat.
Rinciannya sebagai berikut:
- September: 50 juta penerima manfaat (Rp19 triliun)
- Oktober: 72 juta penerima manfaat (Rp37 triliun)
- November: 75 juta penerima manfaat (Rp59 triliun)
- Desember: Rp76 triliun diserap
"Dari anggaran MBG dalam APBN 2025 sebesar Rp71 triliun, sebesar Rp52 triliun dialokasikan khusus untuk pengadaan makanan bergizi. Kami memperkirakan membutuhkan tambahan Rp24 triliun untuk memenuhi kebutuhan sampai akhir tahun," jelas Dadan.
Selain aspek anggaran, BGN juga mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai infrastruktur utama penyaluran MBG.
Hingga saat ini, sudah terdapat 3.338 unit SPPG yang tersebar di berbagai daerah, melayani sekitar 8,2 juta penerima manfaat.
Dalam waktu dekat, jumlah penerima diperkirakan akan menembus lebih dari 10 juta jiwa.
Dadan menyebutkan tiga strategi utama dalam percepatan pembangunan SPPG:
- Kemitraan dengan sektor swasta
- Pembangunan 1.542 unit melalui APBN
- Pembangunan 6.000 unit di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
"Seluruh infrastruktur SPPG kami targetkan rampung pada Oktober 2025, sehingga di bulan November kami bisa fokus pada penguatan pelayanan dan administrasi," pungkasnya.
Program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam mempercepat peningkatan kualitas gizi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi dan ketahanan pangan nasional.*
(at/a008)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Sheikh Saou
NASIONAL
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Balai Kota Medan, Senin (1/6/2026).
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Pengurus Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Dr. Haposan P. Batubara, SH
NASIONAL
PAPUA Satuan Tugas Teritorial Komando Operasi TNI Habema menghadirkan kebahagiaan bagi anakanak Papua melalui kegiatan pendidikan dan p
NASIONAL
MEDAN Timnas Vietnam U19 untuk sementara unggul di 45 menit pertama 10 dari Timor Leste dalam laga perdana turnamen Piala AFF U19 (ASEA
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat menjadi bangsa yang mandiri, maju, dan disegani dunia apabila menjalankan pri
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, mendorong DPR RI agar segera mempercepat pembahasan Revisi UndangUndang (RUU) Pemilu.
POLITIK
JAYAPURA Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial EK (18) yan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari strategi peme
NASIONAL