Prabowo Terima Utusan Emir Qatar di Istana, Bahas Kerja Sama Strategis hingga Pertahanan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Sheikh Saou
NASIONAL
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat menjadi bangsa yang mandiri, maju, dan disegani dunia apabila menjalankan prinsip ekonomi Pancasila secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Menurut Prabowo, nilai-nilai Pancasila tidak hanya harus diterapkan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan budaya, tetapi juga menjadi landasan utama dalam membangun sistem ekonomi nasional.Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa penerapan ekonomi Pancasila akan membawa Indonesia menjadi negara yang kuat secara ekonomi dan tidak bergantung pada bantuan negara lain.
"Saya yakin Indonesia tidak hanya akan menjadi negara maju dan makmur, Indonesia akan menjadi bangsa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain karena rakyatnya sejahtera," kata Prabowo.
Presiden menilai Indonesia memiliki seluruh modal yang diperlukan untuk menjadi kekuatan besar dunia apabila mampu menjaga persatuan dan mengelola kekayaan nasional secara adil untuk kepentingan rakyat.
Menurutnya, bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat karena persatuan, makmur karena keadilan, dan besar karena menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
"Bangsanya tidak minta-minta bantuan, bangsa yang mampu membantu bangsa-bangsa lain," ujarnya.
Prabowo menjelaskan bahwa konsep ekonomi Pancasila merupakan sistem ekonomi yang berpihak kepada kepentingan rakyat dan kepentingan nasional, bukan ekonomi yang hanya menguntungkan segelintir kelompok.
Ia menegaskan ekonomi Pancasila berlandaskan prinsip ekonomi kerakyatan dan asas kekeluargaan sebagaimana yang telah dirumuskan para pendiri bangsa.
Menurut Prabowo, gagasan tersebut telah dituangkan secara jelas dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa perekonomian Indonesia harus disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
Karena itu, pemerintah berkomitmen menjalankan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada pemerataan kesejahteraan, penguatan ekonomi rakyat, serta peningkatan kemandirian nasional.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Sheikh Saou
NASIONAL
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Balai Kota Medan, Senin (1/6/2026).
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Pengurus Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Dr. Haposan P. Batubara, SH
NASIONAL
PAPUA Satuan Tugas Teritorial Komando Operasi TNI Habema menghadirkan kebahagiaan bagi anakanak Papua melalui kegiatan pendidikan dan p
NASIONAL
MEDAN Timnas Vietnam U19 untuk sementara unggul di 45 menit pertama 10 dari Timor Leste dalam laga perdana turnamen Piala AFF U19 (ASEA
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat menjadi bangsa yang mandiri, maju, dan disegani dunia apabila menjalankan pri
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, mendorong DPR RI agar segera mempercepat pembahasan Revisi UndangUndang (RUU) Pemilu.
POLITIK
JAYAPURA Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial EK (18) yan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari strategi peme
NASIONAL